Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

XCMG dan Tsingshan Investasi Kendaraan Energi Baru Rp12,22 Triliun

China Tsingshan Group adalah pembuat baja tahan karat terbesar di dunia dan produsen nikel terbesar di Indonesia.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 04 Januari 2021  |  13:26 WIB
Ilustrasi: Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Fatmawati, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). - ANTARA FOTO
Ilustrasi: Petugas mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Fatmawati, Jakarta, Sabtu (12/12/2020). - ANTARA FOTO

Bisnis.com, JAKARTA — Xuzhou Construction Machinery Group Co. Ltd. (XCMG) telah mencapai kesepakatan dengan Tsingshan Holding Group Co. Ltd. untuk berinvestasi dalam proyek kendaraan energi baru 5,5 miliar yuan atau lebih kurang Rp12,22 triliun di Xuzhou, kota di sebelah timur China.

Proyek ini akan fokus pada penelitian, pengembangan, produksi dan penjualan kendaraan energi baru, baterai, sistem kontrol motor listrik, dan suku cadang mobil lainnya.

XCMG mengatakan hal itu dalam sebuah pernyataan pada Minggu (3/1/2021) seperti dikutip www.nasdaq.com dari Reuters, Senin (4/1/2021) tanpa memerinci berapa banyak uang yang akan diinvestasikan masing-masing dari kedua pihak, atau berapa banyak kendaraan, baterai, atau suku cadang yang ingin diproduksi.

Tahap pertama dari proyek ini akan melibatkan investasi 2,5 miliar yuan dengan hasil penjualan tahunan yang diproyeksikan sebesar 10 miliar yuan, kata XCMG.

China Tsingshan Group adalah pembuat baja tahan karat terbesar di dunia dan produsen nikel terbesar di Indonesia. Ia telah berinvestasi di wilayah Morowali Indonesia untuk memproduksi bahan kimia nikel kelas baterai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kendaraan Listrik Baterai Mobil Listrik
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top