Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akhirnya! Pelabuhan Patimban Bakal Diresmikan Tahun Ini

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan pembangunan infrastruktur di Pelabuhan Patimban tidak boleh terlambat jadwalnya.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 03 Desember 2020  |  20:32 WIB
Pekerja mengoperasikan alat berat untuk menyelesaikan proyek Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Pelabuhan Patimban akan menjadi pusat pertumbuhan kota metropolitan baru dalam pengembangan segitiga emas Rebana, serta diharapkan dapat menciptakan kurang lebih 4,3 juta lapangan pekerjaan baru yang terdiri dari pekerjaan dalam kawasan industri dan juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. ANTARA FOTO - Raisan Al Farisi
Pekerja mengoperasikan alat berat untuk menyelesaikan proyek Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Pelabuhan Patimban akan menjadi pusat pertumbuhan kota metropolitan baru dalam pengembangan segitiga emas Rebana, serta diharapkan dapat menciptakan kurang lebih 4,3 juta lapangan pekerjaan baru yang terdiri dari pekerjaan dalam kawasan industri dan juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. ANTARA FOTO - Raisan Al Farisi

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan menyatakan bakal meresmikan Pelabuhan Patimban di bulan Desember ini. Rencananya, soft launching akan dilakukan pada pekan ketiga Desember.

Kendati demikian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi tidak merinci waktu persis tanggal soft launching yang rencananya dihadiri Presiden. Yang jelas, menurutnya pembangunan infrastruktur, termasuk Pelabuhan Patimban, tidak boleh terlambat jadwalnya.

"Paling tidak minggu ke-3 akan hadir pak Presiden di acara soft launching. Pak Presiden katakan protokol kesehatan harus dilakukan, tapi pembangunan juga tidak boleh terlambat," ujar Budi Karya saat meninjau Pelabuhan Patimban, Kamis (3/12/2020).

Dia menegaskan sesuai permintaan Presiden, Patimban harus diresmikan pada Desember 2020 sehingga pihaknya pun berupaya tetap sesuai jadwal. Dia menjelaskan di awal peresmian akan ada terminal kendaraan bermotor berkapasitas 218.000 CBU per tahun yang bisa digunakan di Pelabuhan Patimban.

Kemudian ada juga terminal bongkar muat kontainer dengan kapasitas 250.000 TEUs. Terminal ini ditargetkan bisa dapat dimanfaatkan setelah kuartal I/2021.

"Di awal ini kami akan memiliki kapasitas 218.000 CBU pertahun dan 250.000 TEUs untuk kontainer. Di masa mendatang jadi 600.000 CBU, jadi mayoritas ke sini ekspor, dan lebih dari 7 juta TEUs kontainer," ujar Budi Karya.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban Anwar. Menurutnya, estimasi waktu peresmian pelabuhan memang akan dilakukan di pekan ke-3 Desember.

"Estimasi waktunya ya memang segitu, kan kami juga nanti koordinasikan ketersediaan waktu pimpinan, Pak Presiden, dan kesediaan kargonya. Jadi makanya kira-kira pertengahan Desember. Dua tiga minggu dari sekarang," terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub terminal peti kemas pelabuhan patimban
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top