Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Awan Panas Gunung Semeru, Penerbangan Lion Air dan Sriwijaya Air Masih Aman

Gunung Semeru terpantau menyemburkan awan panas pada Selasa (1/12/2020) dini hari.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  20:28 WIB
Sejumlah pesawat terpakir di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Sejumlah pesawat terpakir di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Operasional maskapai penerbangan masih berjalan lancar dan aman setelah berlangsungnya luncuran awan panas Guguran Gunungapi Semeru yang terjadi pada Selasa (1/12/2020) dini hari.

Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan sejauh ini tidak ada pengumuman resmi dari otoritas bandar udara atau notam setempat yang dapat mempengaruhi perubahan jadwal dan pergerakan pesawat Lion group.

Oleh karena itu penerbangan di wilayah tersebut masih berlangsung dengan aman dan terkendali. Maskapai swasta tersebut tak sampai harus melakukan reschedule dan reroute.

“Kami mengambil keputusan operasional sesuai dengan pengumuman atau notice of air man [notam]. Ketika ada rekomendasi dan indikasi adanya gangguan, baru kami melakukan tindak lanjut,” ujarnya, Senin (1/12/2020).

Kondisi berbeda diambil oleh Lion Group atas penerbangan perdana Wings Air yang dijadwalkan pada 30 November 2020 menuju Kupang dan Lewoleba yang dapat melakukan penjadwalan ulang keberangkatan di hari berikutnya (reschedule) dan melakukan pengembalian dana (refund) sesuai aturan yang berlaku akibat erupsi Gunung Ile Lewotolok.

Hal tersebut dikarenakan berdasarkan pengumuman resmi dari otoritas bandar udara notam bahwa operasional Bandar Udara Wonopito, Lewoleba di Pulau Lembata, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (LWE) ditutup pada 29 November 2020 pukul 12.58 WITA (Waktu Indonesia Tengah) hingga 16.00 WITA sesuai operasional bandar udara.

Penutupan bandar udara adalah dampak dari erupsi dan aktivitas Gunung Ile Lewotolok. Sebagai informasi penting, material abu vulkanik (volcanic ash) dapat merusak pesawat udara, sehingga membahayakan penerbangan.

Tim Corporate Communication Sriwijaya Air juga menyampaikan sejauh ini operasi penerbangan Sriwijaya dan rute-rute penerbangan yang ada masih berlangsung dengan aman dan belum terdampak sejumlah erupsi aktivitas gunung api.

Sebagai informasi pada Selasa 1 Desember 2020 Pukul 01.23 WIB Bertempat di Pos KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung api Semeru alamat Gunung Sawur Ds. Kajar Kuning Desa Sumberwuluh Kec. Candipuro Kab. Lumajang telah terjadi dan teramati awan panas guguran jarak luncur 2000 Meter kearah Besuk Koboan terekam di Sismograf amak 20 mm lahar gempa sedang berlangsung.

Hingga pukul 05.40 WIB, awan panas guguran sudah sampai Besuk Kobokan, kondisi cuaca mendung dan awan hujan abu masih berlangsung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sriwijaya air lion air maskapai penerbangan Gunung Semeru
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top