Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Daftar 8 Manufaktur IKFT Masuk Revolusi Industri 4.0

Kemenperin memberikan penghargaan INDI 4.0 kepada 13 pabrikan mampu mengadopsi teknologi industri 4.0. Sebanyak delapan perusahaan di antaranya bergerak di sektor industri kimia, farmasi dan tekstil (IKFT).
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 27 November 2020  |  16:32 WIB
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Doddy Rahadi bersama Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian Muhammad Khayam, serta Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi Bobby Hamzar Rafinus berfoto bersama penerima anugerah Indi 4.0 dari PT Schneider Electric Manufacturing Batam saat acara penganugerahan INDI 4.0 di Jakarta, Rabu (25/11/2020).  - KEMENPERIN
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Doddy Rahadi bersama Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian Muhammad Khayam, serta Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi Bobby Hamzar Rafinus berfoto bersama penerima anugerah Indi 4.0 dari PT Schneider Electric Manufacturing Batam saat acara penganugerahan INDI 4.0 di Jakarta, Rabu (25/11/2020). - KEMENPERIN

Bisnis.com, JAKARTA - Kemenperin memberikan penghargaan INDI 4.0 kepada 13 pabrikan mampu mengadopsi teknologi industri 4.0. Sebanyak delapan perusahaan di antaranya bergerak di sektor industri kimia, farmasi dan tekstil (IKFT).

Kesiapan manufaktur dalam melakukan transformasi digital diukur dengan Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (Indi 4.0), yang merupakan bagian dari implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

Kriteria penilaian INDI 4.0, di antaranya adalah dampak pada transformasi industri 4.0 terhadap peningkatan produktivitas, efisiensi produksi, dan kinerja ekspor perusahaan. Selain itu, penerapan teknologi
industri 4.0 selama pandemi Covid-19 untuk mendukung perusahaan tetap beroperasi dengan protokol kesehatan.

Dari hasil verifikasi dan validasi atas capaian tersebut, sebanyak 13 perusahaan industri dinobatkan sebagai penerima penghargaan INDI 4.0 tahun 2020, serta tiga manufaktur yang mendapat predikat National Lighthouse Industry 4.0.

Berikut delapan pabrikan di sektor industri kimia, farmasi dan tekstil (IKFT) yang mendapatkan penghargaan INDI 4.0, termasuk satu pabrikan berpredikat National Lighthouse Industry 4.0.

1. PT Pupuk Kalimantan Timur (Industri kimia, National Lighthouse Industry 4.0)
2. PT Kaltim Parna Industri (Industri kimia)
3. PT. Biggy Cemerlang (Industri kimia)
4. PT Schott Igar Glass (Industri kimia)

5. PT Kimia Farma Sungwun Pharmacopia (Industri Farmasi)

6. PT Globalindo Intimates (Industri tekstil)
7. PT TI Matsuoka Winner Industry (Industri tekstil)
8. PT Asia Pasific Rayon (Industri tekstil)

“Kedelapan perusahaan tersebut telah memiliki angka INDI 4.0 lebih dari 3,” kata Direktur Jenderal IKFT Kemenperin Muhammad Khayam di Jakarta, Jumat (27/11/2020).

Pada penilaian INDI 4.0, terdiri dari empat tingkat. Untuk skor 1 adalah industri masih pada tahap kesiapan awal, kemudian skor 2: industri pada tahap kesiapan sedang, skor 3: industri sudah pada tahap kesiapan matang, dan skor 4 menandakan industri sudah menerapkan industri 4.0.

Menurut Khayam, target INDI 4.0 tahun ini untuk sektor IKFT sudah tercapai dan akan terus ditingkatkan jumlah peraihnya. “Kami mengapresiasi terhadap capaian tahun ini. Sebab, akan memacu kami lebih aktif lagi mendorong sektor IKFT bisa mengadopsi teknologi industri 4.0,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kimia Revolusi Industri 4.0
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top