Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Krisis Pangan Global Mengintai, Sudahkah RI Bersiap? Ini Kata Luhut

Luhut Pandjaitan menyatakan bahwa pandemi Covid-19 telah menyebabkan munculnya ancaman krisis pangan global.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 19 November 2020  |  17:46 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Bisnis - Abdullah Azzam
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengingatkan bahwa ancaman krisis pangan global akibat pandemi Covid-19 telah mengintai sehingga kerja sama seluruh pihak terkait sangat diperlukan guna menciptakan ketahanan pangan nasional.

“Hari ini mungkin kita belum merasa resah karena bahan pangan masih tersedia. Namun, krisis pangan global sudah mengintai dari jauh,” katanya dalam acara Jakarta Food Security Summit 5, dikutip dari YouTube Katadata Indonesia, Kamis (19/11/2020).

Lebih jauh, dia menilai beragam upaya telah dipersiapkan pemerintah guna meningkatkan ketahanan pangan nasional salah satunya pembangunan food estate di dua daerah yakni Sumatra Utara dan Jawa Tengah.

Di sana, kata Luhut, akan ditanam sejumlah tanaman pangan seperti padi, singkong, bawang merah, dan bawang putih. Namun, tidak menutup kemungkinan ada tanaman pangan lain yang juga diupayakan dikembangkan di sana.

Selain itu, Menko juga menyampaikan bahwa pengembangan UMKM, petani, peternak, dan nelayan juga berjalan beriringan dengan program peningkatakan ketahanan pangan nasional.

“Pemerintah juga sedang mendorong transformasi digital melalui penjualan secara daring bagi pelaku UMKM, termasuk bagi petani, peternak, dan nelayan melalui program Bangga Buatan Indonesia,” katanya.

Dia berharap sejumlah program yang kini tengah berjalan akan berdampak baik bagi peningkatan ekonomi nasional, khususnya kepada pelaku UMKM, petani, peternak, dan nelayan.

Lebih jauh, guna meningkatan komoditas ekspor pangan di masa mendatang pemerintah akan mendorong sinkronisasi kebijakan ekspor dan promosi yang terintegrasi antarkementerian dan lembaga.

“Sinkronisasi ini sangat dibutuhkan agar kementerian bisa bersatu padu dalam memasarkan produk pangan Indonesia ke mancanegara,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

food estate krisis pangan Luhut Pandjaitan
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top