Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kemenperin Genjot Produksi Sepeda Nasional, Begini Caranya

Permintaan sepeda nasional sepanjang 2020 melonjakan. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian akan menggenjot peningkatan kapasitas industri sepeda nasional.
Atlet Downhill Jabar yang akan berlaga pada ajang PON XX, Pahraz Salman Alparisi melaksanakan latihan mandiri di Trek Sepeda Kancah Nangkub, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (2/9/2020). Sepeda produksi Indonesia punya peluang di pasar domestik dan ekspor. /ANTARA
Atlet Downhill Jabar yang akan berlaga pada ajang PON XX, Pahraz Salman Alparisi melaksanakan latihan mandiri di Trek Sepeda Kancah Nangkub, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (2/9/2020). Sepeda produksi Indonesia punya peluang di pasar domestik dan ekspor. /ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Permintaan sepeda nasional sepanjang 2020 melonjakan. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian akan menggenjot peningkatan kapasitas industri sepeda nasional.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin Taufik Bawazier mengatakan pihaknya akan berusaha untuk meningkatkan pangsa sepeda lokal pada 2021.

"Setidaknya telah menyiapkan dua langkah," katanya kepada Bisnis, Kamis (12/11/2020).

Pertama, mendorong adanya industri komponen sepeda di dalam negeri. Taufik berujar pihaknya dalam waktu dekat akan berusaha mensubtitusi beberapa komponen sepeda yang diimpor, seperti rantai, gigi, stang, handlebar, saddle, ban, peralatan rem, dan komponen wheel.

Kedua, Kemenperin akan meningkatkan kapasitas produksi industri sepeda nasional. Taufiek mencatat tahun ini kapasitas produksi industri sepeda nasional baru mencapai 4 juta unit per tahun.

"[Industri sepeda] yang eksisting kami dorong tambah kapasitas. [Selain itu,] pabrikan sepeda eksisting juga kami dorong untuk membuat komponen lokal," katanya.

Di sisi lain, Taufik menilai penerbitan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No/68/2020 merupakan langkah yang baik. Pasalnya, ujar Taufik, hal tersebut dapat menyeleksi laju sepeda impor.

Asosiasi Industri Persepedaan Indonesia (AIPI) dan Kemenperin sepakat bahwa permintaan sepeda hingga akhir tahun akan mencapai 8 juta unit. Adapun, angka tersebut setidaknya naik 14 persen dari realisasi 2019 sekitar 7 juta unit.

"[Pada] 2020, pasar dalam negeri bagus, baik untuk sepeda lokal maupun impor. Kurang lebih [komposisi antara sepeda lokal dan impor] 50:50," kata Ketua Umum AIPI Rudiyono kepada Bisnis, Kamis (12/11/2020).

Rudiyono berharap kenaikan permintaan pada 2020 akan berlanjut atau minimal sama pada 2021. Namun demikian, Rudiyono pesimistis pangsa sepeda lokal dapat mendominasi pasar domestik pada tahun depan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Andi M. Arief
Editor : Fatkhul Maskur
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper