Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INACA: Masih Ada Tren Peningkatan Penumpang Pesawat

INACA menilai peningkatan pergerakan penumpang bisa terjadi pada akhir tahun ini jika seluruh pihak konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 09 November 2020  |  15:42 WIB
Bandara Hang Nadim, Batam.  - batam/airport.com
Bandara Hang Nadim, Batam. - batam/airport.com

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia National Air Carriers Association (INACA) meyakini kerja sama seluruh pihak terkait dimulai dari regulator hingga masyarakat dalam menjaga penerapan protokol kesehatan dapat menciptakan tingkat permintaan yang lebih baik bagi industri penerbangan pada akhir tahun ini.

Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja mengatakan sejauh ini dengan penerapan protokol kesehatan yang konsisten dan ketat dalam ekosistem penerbangan telah membuat pergerakan penumpang hingga akhir Oktober mencapai 2,5 juta penumpang. Angka itu, menjadi pertanda baik apabila dibandingkan dengan pada Mei sebanyak 80.000 penumpang berlanjut hingga Juni –Juli di bawah satu juta penumpang.

Denon juga mencermati dari pola liburan panjang akhir Oktober tersebut, masyarakat telah mulai kembali merencanakan liburan. Hal itu karena masyarakat mulai percaya bahwa dengan protokol kesehatan dan administrasi yang mampu menurunkan angka penularan Covid-19.

“Bandara Soetta pergerakan 500.000 per hari, September lebih dari itu dan Oktober sudah lebih dari 700.000. Mudah-mudahan akhir tahun nanti untuk nataru, masyarakat sudah terbiasa kenormalan baru kami kira bisa tembus tiga juta pada Desember,” jelasnya, Senin (9/11/2020).

Menurutnya, saat ini pola peningkatan pergerakan penumpang yang terbentuk memang masih berdasarkan periode liburan musiman (seasonal). Oleh karena itu, target selanjutnya adalah mengembalikan tingkat kepercayaan diri bagi masyarakat yang beraktivitas sosial ekonomi melalui transportasi udara.

Asosiasi maskapai nasional pun tetap mengharapkan pada dua tahun mendatang yakni 2021 dan 2022, jumlah penumpang tersebut jauh lebih baik dibandingkan dengan pada tahun ini. Denon menyebutkan perbaikan jumlah penumpang dapat direalisasikan apabila masyarakat tetap menjaga diri dan juga tidak menyepelekan karena sudah terbiasa dengan adaptasi kenormalan baru.

“Trennya membaik berlanjut apa nggak itu melibatkan banyak pihak termasuk pemerintah satgas yang mengatur KKP dan kemenhub, dan masyarakat mengikuti aturan 3M itu juga tentu memberikan kontribusi protokol diterapkan dengan baik dan maskapai pada 2021 secara aktivitas setidaknya sudah tumbuh dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya,” tekannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

maskapai penerbangan inaca
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top