Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indef: Kementerian PUPR Bisa Libatkan Lebih Banyak Kontraktor Kecil

Adapun proyek yang memang pekerjaannya skala kecil, hendaknya dilaksanakan oleh kontraktor skala kecil pula.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 04 November 2020  |  20:05 WIB
Perumahan bersubsidi  -  Kementerian PUPR
Perumahan bersubsidi - Kementerian PUPR

Bisnis.com, JAKARTA - Indef meminta kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk melibatkan lebih banyak kontraktor skala kecil menengah, terlebih di tahun depan kementerian itu mendapatkan alokasi anggaran jumbo mencapai Rp149,8 triliun.

Enny Sri Hartati, Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menjelaskan dengan anggaran yang besar harusnya kementerian bisa memberikan dampak lebih besar kepada kontraktor skala kecil menengah.

"Dengan anggaran Rp140 triliun lebih tahun depan ya harusnya dibagi juga ke kontraktor UMKM, daripada semua dikerjakan BUMN tidak hanya konsultan tapi juga konstruksinya. Ini juga perlu standarisasi pelaksanaan dan pembagian proyek," ujarnya dalam webinar Prospek Investasi dan Pelaksanaan Jasa Konstruksi setelah UU Cipta Kerja, Rabu (4/11/2020).

Enny juga berharap lewat UU Cipta Kerja yang telah disahkan, ada fairness atau keadilan dalam pelaksanaan proyek konstruksi nasional.

Menurutnya, proyek yang memang pekerjaannya skala kecil, hendaknya dilaksanakan oleh kontraktor skala kecil pula. Dengan demikian akan tercipta kompetisi yang sehat dan transparan antar pelaku usaha jasa konstruksi di Tanah Air.

"Sehingga stigma proyek ini dipegang lo lagi lo lagi dengan UU Cipta Kerja harus ada perubahan, ayo terus kawal aturan turunannya," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kontraktor optimistis Kementerian PUPR
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top