Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Soal Kelanjutan Smelter, Freeport Indonesia: Masih Dalam Kajian

Freeport tengah membangun smelter baru di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur dengan total kapasitas input sebesar 2 juta ton konsentrat tembaga per tahun.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 27 Oktober 2020  |  00:21 WIB
Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot (kiri) menyerahkan Izin Usaha Pertambangan Khusus Operasi Produksi (IUPK) kepada Direktur Utama Freeport Indonesia Tony Wenas (kanan) di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (21/12/2018). - ANTARA/Hafidz Mubarak A
Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot (kiri) menyerahkan Izin Usaha Pertambangan Khusus Operasi Produksi (IUPK) kepada Direktur Utama Freeport Indonesia Tony Wenas (kanan) di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (21/12/2018). - ANTARA/Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA - Freeport-McMoRan Inc., salah satu pemegang saham PT Freeport Indonesia (PTFI), menyebutkan bahwa saat ini tengah dipertimbangkan usulan penambahan kapasitas smelter tembaga yang sudah ada (existing) di Gresik sebesar 30 persen. Usulan ini sebagai alternatif pengganti pembangunan smelter baru yang dinilai tidak ekonomis.

Menanggapi hal ini, Vice President Corporate Communication Freeport Indonesia Riza Pratama tidak membenarkan maupun membantah terkait usulan rencana ekspansi tersebut.

Dia hanya menegaskan bahwa kelanjutan pembangunan smelter baru masih dalam kajian. Pihaknya kini tengah menantikan keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk permohonan penundaan pembangunan smelter baru karena terkendala pandemi Covid-19.

"Kami menunggu permohonan pengajuan penundaan selama 12 bulan dari ESDM dan statusnya masih dalam kajian," kata Riza ketika dihubungi Bisnis, Senin (26/10/2020).

Saat ini, Freeport tengah membangun smelter baru di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur dengan total kapasitas input sebesar 2 juta ton konsentrat tembaga per tahun. Sampai dengan September 2020, kemajuan pembangunan smelter baru mencapai 5,86 persen dan ditargetkan beroperasi pada 2023.

Pada conference call kinerja Freeport-McMoRan kuartal III/2020, Kamis (22/10/2020) malam, President & CEO Freeport-McMoRan Inc., Richard C. Adkerson mengungkapkan bahwa diskusi tentang kelanjutan pembangunan proyek senilai US$3 miliar itu dengan pemerintah Indonesia masih berjalan dan alternatif lain pembangunan smelter baru tengah dikaji.

"Jadi alternatifnya, memperluas smelter Gresik yang sudah ada dan menambahkan sebuah precious metal refinery (PMR) di dalamnya, daripada membangun smelter baru," ujar Adkerson.

Freeport telah membangun fasilitas smelter tembaga di Gresik yang kini dikelola oleh PT Smelting-Gresik. Kapasitas inputnya saat ini mencapai sekitar 1 juta ton konsentrat tembaga per tahun dan menghasilkan produk utama katoda tembaga sebesar 300.000 ton per tahun. Fasilitas smelter tersebut memurnikan kurang lebih 40 persen dari produksi konsentrat tembaga PTFI.

Menurutnya, opsi ekspansi akan sama-sama menguntungkan kedua belah pihak. Freeport tidak akan terbebani untuk membangun kontruksi smelter baru yang besar. Sedangkan pemerintah akan memperoleh manfaat finansial yang positif, terlebih di tengah situasi keuangan yang menantang karena pandemi Covid-19.

Dia mengungkapkan bahwa negosiasi untuk membangun smelter baru dilakukan bertahun-tahun karena proyek tersebut tidak ekonomis bagi semua pihak. Namun akhirnya, kesepakatan dicapai pada 2018 dan Freeport harus berkomitmen untuk membangun smelter.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Freeport smelter
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top