Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Langkah Kemenhub Genjot Pemulihan Ekonomi

Kementerian Perhubungan melakukan sejumlah percepatan mulai dari pencairan anggaran, mendorong investasi swasta, hingga pelaksanaan proyek padat karya untuk menggenjot perputaran ekonomi.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  20:13 WIB
Sejumlah calon penumpang antre saat pengecekan tiket di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (21/9/2020). Kementerian Perhubungan akan segera merealisasikan pemberian stimulus bagi industri penerbangan dengan membebaskan biaya layanan penumpang di bandara atau passenger service charge (PSC) guna menyokong keberlangsungan maskapai di masa pandemi COVID-19. - ANTARA FOTO/Fauzan
Sejumlah calon penumpang antre saat pengecekan tiket di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (21/9/2020). Kementerian Perhubungan akan segera merealisasikan pemberian stimulus bagi industri penerbangan dengan membebaskan biaya layanan penumpang di bandara atau passenger service charge (PSC) guna menyokong keberlangsungan maskapai di masa pandemi COVID-19. - ANTARA FOTO/Fauzan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan melakukan sejumlah langkah percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN) setelah sektor transportasi dan pergudangan menjadi sektor terkontraksi hingga 30,84 persen pada kuartal II/2020.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan kementeriannya akan melakukan percepatan melalui peraturan menteri dan surat edaran tentang transportasi protokol kesehatan dengan mempertimbangkan produsen dan konsumen.

Dengan diberlakukannya aturan tersebut, masyarakat dapat bepergian dan memutar aktivitas ekonomi setelah dilarang sama sekali pada Mei 2020.

"Satu sisi pandemi tak boleh membuat tambah parah, harus dikendalikan secara intensif. Kami pun menghabiskan tenaga, dana, agar ini segera selesai. Di sisi lain, perhubungan harus jadi penggerak, APBN jadi penggerak kegiatan ekonomi," jelasnya, Senin (26/10/2020).

Dia menyebut kebijakan utama yang dilakukan Kemenhub yakni pencairan stimulus untuk mempercepat penyerapan anggaran APBN pada kementeriannya. Setidaknya, ada anggaran senilai  Rp35 triliun yang akan diupayakan dapat terserap maksimal, walaupun hingga Agustus 2020 baru mencapai 45,27 persen.

Prognosa hingga akhir 2020 realisasi anggaran Kemenhub hanya akan mencapai 93,02 persen atau Rp33,58 triliun dari total pagu anggaran Rp36,1 triliun.

Selain itu, guna membantu masyarakat, pihaknya juga melakukan program padat karya dalam proyek-proyek yang dikerjakan. Berdasarkan data hingga September telah terserap tenaga kerja sebanyak 16.686 orang dengan serapan komponen pengupahan mencapai 49,6 persen.

Lebih lanjut, Kemenhub pun meneruskan program 5 bali baru dan pengembangan Pelabuhan Patimban yang Desember 2020 dapat digunakan.

"Kami juga sudah kasih stimulus PEN, kami berikan upaya-upaya deregulasi, kami mendorong pencairan dana-dana, bahkan memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat supaya tak terkapar karena Covid-19 dan tak berkesempatan kerja," ujarnya.

Budi mengemukakan bakal melakukan sejumlah kreativitas agar pemerintah dapat terus mendorong investasi swasta dengan melakukan kegiatan KPBU, diantaranya di Bandara Labuan Bajo dan kereta Makassar-Parepare.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub pemulihan ekonomi
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top