Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Stimulus Penerbangan, Soetta Paling Diuntungkan

Bandara Soekarno Hatta memegang peranan penting untuk pergerakan bandara lainnya di Angkasa Pura I yang mayoritas bersifat sebagai bandara penerima.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  17:50 WIB
Sejumlah calon penumpang antre saat pengecekan tiket di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (21/9/2020). Kementerian Perhubungan akan segera merealisasikan pemberian stimulus bagi industri penerbangan dengan membebaskan biaya layanan penumpang di bandara atau passenger service charge (PSC) guna menyokong keberlangsungan maskapai di masa pandemi COVID-19. - ANTARA FOTO/Fauzan
Sejumlah calon penumpang antre saat pengecekan tiket di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (21/9/2020). Kementerian Perhubungan akan segera merealisasikan pemberian stimulus bagi industri penerbangan dengan membebaskan biaya layanan penumpang di bandara atau passenger service charge (PSC) guna menyokong keberlangsungan maskapai di masa pandemi COVID-19. - ANTARA FOTO/Fauzan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Angkasa Pura I memproyeksikan bandara yang paling diuntungkan dari stimulus pembebasan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge adalah Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara pengumpan.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I Devy Suradji mengatakan hal itu dikarenakan titik keberangkatan masyarakat banyak yang berasal dari Bandara Soekarno – Hatta.

Menurutnya Bandara Soekarno Hatta memegang peranan penting untuk pergerakan bandara lainnya di Angkasa Pura I yang mayoritas bersifat sebagai bandara penerima.

Devy menuturkan hal tersebut yang sebelumnya dirasakan ketika masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada mulanya dilakukan. Penutupan pergerakan bandara di Soekarno-Hatta berimbas kepada seluruh penurunan pergerakan di bandara API. 

Hal serupa terjadi ketika bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng kembali dibuka, perseroan juga merasakan pergerakan penumpang.

“Jadi sama dengan stimulus ini, kami juga memperoleh manfaatnya tetapi jumlahnya memang akan masih jauh dibandingkan dengan AP II atau bahkan hingga setengahnya Soetta. Karena titik-titik keberangkatan berasal dari Cengkareng. Feedernya dari cengkareng selama ini dan kami sebagai bandara penerima karena bergantung sama cengkareng,” jelasnya, Senin (26/10/2020).

Devy menyampaikan belum menghitung total peningkatan penumpang rata-rata harian sejak stimulus dikeluarkan pada 23 Oktober 2020.

Namun, ia mencatat sejumlah bandara telah mengalami tren pergerakan penumpang yang meningkat. Dia menyebutkan untuk Bandara Internasional Ngurah Rai terjadi penambahan hingga menjadi 4.800 orang.

Sementara itu, VP Corporate Secretary PT API Handy Heryudhitiawan mencatat pergerakan penumpang per 24 Oktober 2020 mencapai 78.980, sedangkan pergerakan pesawat mencapai 754 pergerakan atau 40,96 persen dari total pergerakan normalnya.

Peningkatan penumpang juga terjadi untuk bandara YIA dari yang semula 38 penerbangan menjadi 52 penerbangan. Tetapi, memang frekuensi penerbangan masih berasal dari rute keberangkatan atau tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang mencapai 20 pergerakan.

Pergerakan di Bandara YIA mengalami fluktuasi sejak awal tahun. Pada Januari 2020, jumlah penumpang di YIA mencapai 34.373.

Kemudian pada Agustus 2020 sebagai dampak libur panjang jumlah penumpang Bandara YIA meningkat sampai 119.443 tetapi kembali turun pada September 2020 sekitar 99.300 penumpang.

Selama periode 1 Oktober 2020 -20 Oktober 2020, jumlah penumpang di Bandara YIA telah menyentuh 68.063 orang. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara soekarno-hatta angkasa pura i
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top