Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Serah Terima Unit Apartemen The Newton 1 Ikuti Protokoler Kesehatan

Ciputra World 2 Jakarta terdiri atas Tokopedia Tower, Ascott Sudirman Jakarta, The Orchard Satrio, The Residence, The Suites, The Newton 1 dan Newton 2.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 26 Oktober 2020  |  18:53 WIB
Acara serah terima unit apartemen The Newton 1, yang merupakan salah satu menara dari pengembangan kawasan Ciputra World 2 Jakarta. - Istimewa
Acara serah terima unit apartemen The Newton 1, yang merupakan salah satu menara dari pengembangan kawasan Ciputra World 2 Jakarta. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini banyak keterbatasan yang dihadapi pengembang apartemen dalam menyelesaikan pembangunan fisik apartemennya. Namun, tidak sedikit yang tetap berkomitmen menyelesaikan dan menyerahterimakan unitnya yang dijanjikan.

Hal ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan konsumen terhadap bisnis properti secara keseluruhan.

Ciputra Group pada awal Oktober ini mulai melaksanakan serah terima unit apartemen The Newton 1, yang merupakan salah satu menara (tower) dari pengembangan kawasan Ciputra World 2 Jakarta (CW2J).

Serah terima unit apartemen ini akan berlangsung hingga 31 Desember yang dilaksanakan secara parsial (bertahap). Serah terima unit apartemen ini dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran Pemprov DKI Jakarta dalam masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Menurut Andreas Raditya, General Manager Marketing Ciputra Group, berbeda dengan sebelum masa pandemi Covid-19, serah terima unit The Newton 1 saat ini dilakukan dengan teknis prosedur ketat di antaranya setelah mendapat undangan serah terima unit pembeli diwajibkan mengonfirmasi kedatangan temu eksklusif minimal 3 hari kerja sebelum hari H.

Pembeli juga diminta datang tepat waktu dan alokasi waktu pertemuan tersebut tidak lebih dari 1,5 jam. Pendamping yang diizinkan mengikuti acara serah terima maksimal 1 orang untuk mencapai aturan pembatasan kuota 25 persen kapasitas total.

“Hal ini kami lakukan untuk mencegah penularan Covid-19. Jadi, kami lakukan seaman mungkin. Pembeli yang akan datang sudah kami jadwalkan hingga mereka tidak datang bersamaan. Dalam kondisi sesulit apapun, Ciputra Group berupaya menepati komitmennya kepada konsumennya,” kata Raditya melalui siaran pers, Senin (26 Oktober 2020).

Setelah serah terima, para pemilik unit dapat langsung melakukan fit out atau mendesain ruangan sesuai keinginannya. Sebagian besar pembeli apartemen ini menginginkan unitnya cepat selesai.

Raditya mengeklaim bahwa di samping nyaman untuk ditinggali, apartemen tersebut juga sangat menguntungkan jika disewakan karena peminatnya cukup banyak.

Lokasi Newton 1 berada Jalan Prof. Satrio yang merupakan kawasan elite (pusat kota Jakarta) Segitiga Emas (Jl. Jenderal Sudirman—M.H. Thamrin, Jl. Prof. Satrio, dan Jl. H.R. Rasuna Said). Kawasan ini paling primer di ibu kota sekaligus sebagai kawasan pusat niaga (central business district/CBD) Jakarta.

Di kawasan tersebut Ciputra Group sedang menawarkan apartemen The Newton 2 dengan harga mulai Rp1 miliaran. Pada Oktober hingga Desember 2020, oengembang menawarkan promo New Normal New Deals, khusus unit hadap Jl. Jend. Sudirman (Utara). Uang muka hanya 30 persen dan bisa dicicil mulai dari Rp6 juta selama 36 kali. Tidak hanya itu, jika mendapatkan persetujuan kredit pemilikan apartemen dari Bank konsumen akan mendapatkan antara lain voucer interior mulai dari Rp25 juta.

CW2J merupakan proyek mixed-use yang terintegrasi dengan CW1J yang telah terlebih dulu beroperasi Ciputra World 1 Lotte Shopping Avenue, Raffles Residence, Raffles Hotel, dan DBS Bank Tower. CW2J terdiri atas Tokopedia Tower, Ascott Sudirman Jakarta, The Orchard Satrio, The Residence, The Suites, The Newton 1 dan Newton 2.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apartemen ciputra world
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top