Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Soal Lelang Operator Patimban, SMDR: Persaingan Baru Dimulai

PT Samudera Indonesia Tbk. menjadi salah satu peserta lelang operator Pelabuhan di Subang tersebut melalui entitas anak usahanya yakni  PT Samudera Terminal Indonesia.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 18 Oktober 2020  |  18:55 WIB
Aktivitas proyek pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Rachman
Aktivitas proyek pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (23/6/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) mengungkapkan persaingan sesungguhnya dalam lelang operator Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat baru akan dimulai setelah Selasa, 20 Oktober 2020.

Itu bertepatan ketika Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan para peserta yang lolos tahap pertama.

Pasalnya, perusahaan yang lolos tahap prakualifikasi masuk ke tahap kedua dan baru dapat mengikuti lelang pemilihan operator pelabuhan yang digadang-gadang akan jadi terbesar di Indonesia tersebut.

Direktur Utama SMDR Bani Maulana Mulia menuturkan pelaksanaan lelang ini sangat dikebut pelaksanaannya, mengingat rencana perilisan Pelabuhan Patimban dilakukan pada November 2020.

SMDR menjadi salah satu peserta lelang operator Pelabuhan di Subang tersebut melalui entitas anak usahanya yakni  PT Samudera Terminal Indonesia. Pihaknya pun terus mempersiapkan berkas administrasi yang dimintakan.

"Benar-benar mengebut [pelaksanaannya], jadi menurut panitia lelang Patimban, ada 2 tahap yakni pertama tahap prakualifikasi dan kedua tahap pemilihan. Hanya yang lolos tahap prakualifikasi yang akan diundang di tahap pemilihan," jelasnya kepada Bisnis, Minggu (18/10/2020).

Lebih lanjut, dia mengungkapkan tahap pemilihan operator belum diumumkan jadwalnya maupun detilnya. Para peserta yang lolos prakualifikasi yang akan mendapatkan jadwal tersebut. Adapun, pengumuman peserta yang lolos tahap prakualifikasi atau tahap pertama akan diumumkan pada Selasa, 20 Oktober 2020 mendatang.

Bani meneruskan pihaknya juga mendapatkan informasi ada 10 perusahaan yang secara resmi sudah mengambil formulir prakualifikasi lelang operator Pelabuhan Patimban. Dia menyambut persaingan ini dengan bersemangat.

"Menurut saya sangat bagus dan positif sekali. Kami salah satu dari 10 perusahaan itu, sebenarnya peta peserta yang lebih jelas, adalah siapa dari 10 perusahaan ini yang memasukkan dokumen prakualifikasi pada tanggal 15 kemarin dan lolos, ini peta peserta yang lebih valid," ujarnya.

Dia menyebut dari 10 perusahaan tersebut 2 diantaranya BUMN dan 8 perusahaan swasta. Dua perusahaan BUMN tersebut yakni PT Waskita Karya Infrastruktur (anak usaha Waskita Karya) dan PT Kaltim Kariangau Terminal (anak usaha Pelindo IV).

Adapun 8 perusahaan lainnya, yakni PT Indika logistik Support Services; PT Samudera Terminal Indonesia; PT CTCorp Infrastruktur Indonesia; PT UC Services; PT Hasnur Jaya International; PT Hasnur Resources Terminal; PT Wahyusamudra Indah; dan PT Temas Tbk.

"Menurut saya memang yang bagus adalah proyek besar seperti ini dikelola oleh konsorsium perusahaan-perusahaan yang memiliki kekuatan, keunggulan masing-masing dan dapat saling kontribusi untuk memberikan nilai dan keberhasilan proyek dalam jangka waktu proyeknya yang cukup panjang yaitu 40 tahun," ungkapnya.

Menurutnya, karena nilai proyek yang besar, dan syarat yang diajukan cukup tinggi, maka sangat wajar kalau peserta akan bekerjasama untuk dapat memenuhi persyaratan-persyaratan lelang ini.

"Bagus sekali bahwa ada minat dari BUMN, swasta, perusahaan konstruksi, pengelola terminal pelabuhan, ada juga perusahaan batubara, ada perusahaan energi, ada juga perusahaan pelayaran. Ini menunjukkan minat positif terhadap masa depan Patimban khususnya, Jawa Barat, dan perekonomian Indonesia," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lelang proyek pelabuhan patimban
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top