Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Calon Vaksin Kimia Farma Masuk Uji Klinis Tahap Akhir

PT Kimia Farma Tbk. menyatakan pengembangan calon vaksin Covid-19 hasil kerjasama dengan perusahaan asal Uni Emirat Arab (UEA) G42 Healthcare Holding saat ini sudah masuk uji klinis Tahap 3.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 28 September 2020  |  17:04 WIB
Menteri Kesehatan Republik Indonesia Terawan Agus Putranto meninjau pabrik Kimia Farma.  - Kimia Farma
Menteri Kesehatan Republik Indonesia Terawan Agus Putranto meninjau pabrik Kimia Farma. - Kimia Farma

Bisnis.com, JAKARTA — PT Kimia Farma Tbk. menyatakan pengembangan calon vaksin Covid-19 hasil kerjasama dengan perusahaan asal Uni Emirat Arab (UEA) G42 Healthcare Holding saat ini sudah masuk uji klinis Tahap 3.

Sekretaris Perusahaan PT Kimia Farma Tbk. Ganti Winarno mengatakan terkait hal tersebut saat ini perseroan terus melakukan pembahasan secara intensif dengan mitra. Adapun vaksin yang dikembangkan yakni menggunakan platform inactivated virus.

"Pada prinsipnya kami siap mendistribusikan vaksin yang saat ini sedang uji klinis tahap 3 di UEA. Untuk itu, saat ini kami masih terus melakukan pembahasan dengan mitra," katanya kepada Bisnis, Senin (28/9/2020).

Sementara itu, sesuai dengan hasil pertemuan dan komitmen dengan pemerintah Indonesia, emiten dengan sandi saham KAEF ini akan memperoleh 10 juta dosis vaksin pada akhir 2020. Selanjutnya akan ditambah lagi sebanyak 50 juta dosis pada akhir kuartal I/2021.

Selain itu, perseroan mengklaim juga akan memanfaatkan aplikasi Kimia Farma guna mempermudah masyarakat mengakses pemasaran vaksin secara daring. Perseroan juga bersiap mendistribusikan vaksin melalui apotek-apotek perseroan yang tersebar di seluruh wilayah Tanah Air.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri farmasi kimia farma Vaksin Covid-19
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top