Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tak Ada Efek Berat, Menlu : Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac Lancar

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengatakan sejauh ini tak ada laporan relawan yang merasakan efek samping berat dari uji klinis fase III vaksin Covid-19 yang dikembangkan Sinovac dan PT Bio Farma Persero.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 September 2020  |  15:37 WIB
Petugas kesehatan menunjukan vaksin saat simulasi uji klinis vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). - Antara
Petugas kesehatan menunjukan vaksin saat simulasi uji klinis vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengatakan sejauh ini tak ada laporan relawan yang merasakan efek samping berat dari uji klinis fase III vaksin Covid-19 yang dikembangkan Sinovac dan PT Bio Farma Persero.

"Laporan yang diterima sampai saat ini uji klinis berjalan dengan lancar dan tidak diperoleh laporan efek yang berat. Jadi intinya berjalan lancar dan sejauh ini hasilnya baik,” kata Retno usai rapat terbatas secara virtual, yang dipimpin Presiden Joko Widodo, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/9/2020).

Retno menjelaskan tim dari Sinovac Biotech, perusahaan farmasi asal China, telah meninjau langsung pelaksanaan uji klinis fase III vaksin di Bandung. Delegasi dari Sinovac juga datang ke beberapa lokasi di Bandung untuk meninjau tempat produksi vaksin di lingkungan Bio Farma.

"Pada 20-24 September tim ahli Sinovac telah visitasi ke bandung, untuk tinjau production site vaksin Bio Farma dan sekaligus observasi pelaksanaan uji klinis fase III yang tengah dilakukan di Bandung dan sekitarnya,” ujarnya.

Retno mengatakan Bio Farma menyiapkan dua gedung untuk produksi vaksin Sinovac dan produksi kandidat vaksin lainnya.

"Delegasi Sinovac secara khusus mengunjungi gedung nomor 21 dan 43. Gedung No.21 akan digunakan untuk produksi vaksin Sinovac, sementara 43 untuk site production atas vaksin kandidat yang melalui mekanisme multilateral, dan kandidat vaksin-vaksin lainnya," ujarnya.

BUMN di sektor farmasi itu juga telah meningkatkan kapasitas produksi vaksin menjadi 250 juta dosis dari 100 juta dosis.

Selanjutnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI juga akan mengunjungi fasilitas Sinovac di Beijing, China, untuk meninjau tempat pengembangan vaksin tersebut. “Ini bagian dari kehati-hatian dalam mempersiapkan vaksin yang digunakan di Indonesia,” ujarnya.

Uji klinis III vaksin Sinovac telah dimulai sejak Agustus 2020 dengan melibatkan 1.620 relawan. Jika uji klinis vaksin ini berhasil, dan hasilnya dinyatakan aman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), maka vaksin bisa diproduksi dan diedarkan secara massal.*

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin bio farma Vaksin Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top