Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Suntech Operasikan Pabrik Panel Surya di Batam

Produk sel surya dan modul akan dipasarkan di Indonesia dan Amerika Serikat.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 17 September 2020  |  06:38 WIB
Petugas memeriksa panel surya di PLTS Gili Trawangan -  Bisnis / David E. Issetiabudi
Petugas memeriksa panel surya di PLTS Gili Trawangan - Bisnis / David E. Issetiabudi

Bisnis.com, JAKARTA — Baru-baru ini Suntech mengumumkan pengoperasian proyek sel fotovoltaik dan modul terintegrasi efisiensi tinggi 500 MW di Batam, yang memenuhi persyaratan dari pasar Amerika Serikat dan Indonesia.

Modul surya dari pabrik di Indonesia sekarang tersedia untuk pelanggan di AS.

Sebagai perusahaan asing pertama dengan kualifikasi konstruksi pabrik lokal di Indonesia, seperti dikutip laman perusahaan itu, kapasitas pabrik lokal Suntech adalah 500 MW sel dan 500 MW modul.

Lini produksi kompatibel dengan modul multi-busbar berukuran dari 158 mm hingga 166 mm dan tersedia untuk 182 mm.

Lini produksi baru didukung dengan semua teknologi produk utama seperti modul bifacial setengah sel mono PERC dan 78 modul berukuran besar. Produk modul berdaya tinggi dan berkinerja tinggi di atas 450 W diproduksi secara massal.

Kapasitas produksi pabrik ini akan ditingkatkan secara bertahap, diperkirakan hingga 1 GW pada akhir 2020.

Pabrik Suntech Indonesia, terletak di Pulau Batam, hanya berjarak 30 mil laut dari Singapura. Dengan keunggulan geografis, biaya logistiknya setara dengan di negara Asia Tenggara lainnya.

“Suntech mengirimkan modul 3 GW ke pasar AS dalam 10 tahun terakhir. Karena keterbatasan manufaktur di negara-negara Asia Tenggara, kami tidak memenuhi permintaan pelanggan AS yang kuat,” kata Vincent Cao, Wakil Presiden Suntech.

Dia menambahkan, “Dengan kapasitas baru dari pabrik Indonesia, kami akan terus mendukung pasar AS dan meningkatkan penjualan kami di AS.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

panel surya
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top