Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SNI Baja Bakal Jamin Produk dan Keselamatan Konsumen

Penerapan 28 Standar Nasional Indonesia (SNI) dinilai dapat mendukung eksosistem industri baja nasional.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 03 September 2020  |  17:43 WIB
Pekerja mengecek lembaran baja di pabrik Sunrise Steel, Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (18/2).ANTARA FOTO - Zabur Karuru
Pekerja mengecek lembaran baja di pabrik Sunrise Steel, Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (18/2).ANTARA FOTO - Zabur Karuru
Bisnis.com, JAKARTA — Pelaku industri produk baja menilai penerapan 28 Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib akan mendongkrak daya saing dan memberi jaminan menyangkut keselamatan jiwa konsumen.
Presiden Direktur PT Sunrise Steel Henry Setiawan mengatakan perseroan selaku industri dalam negeri sangat mendukung penerapan SNI wajib pada produk Baja Lapis Aluminium Seng (BjLAS) dan produk profil sebagai produk turunannya yaitu atap, rangka baja ringan, dan lainnya. Hal itu penting karena menyangkut keselamatan jiwa konsumen.
"Sunrise Steel saat ini memiliki kapasitas produksi terpasang 260.000 ton per tahun. Kami berharap akan meningkat menjadi 400.000 ton per tahun," kata pria yang juga menjabat Direktur Utama PT Kepuh Kencana Arum, Kamis (3/9/2020).
Henry mengemukakan untuk pangsa pasar perseroan saat ini berada di kisaran 20 persen. Perseroan pun berharap akan menjadi pemasok baja lapis aluminium-seng terbesar di Indonesia.
Henry mengemukakan kebutuhan baja lapis aluminium-seng (BjLAS) nasional saat ini sebesar 1,5 juta ton per tahun. Kebutuhan tersebut sebenarnya sudah dapat dipenuhi oleh industri dari dalam negeri sesuai dengan kapasitas terpasangnya.
“Namun, kondisi yang terjadi masih banyak terdapat impor BjLAS, sehingga industri dalam negeri belum berani memaksimalkan kapasitas produksinya,” ujar Henry.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri baja sni
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top