Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertamina EP Berhasil Tingkatkan Produksi di 4 Sumur

Peningkatan produksi berasal dari empat sumur pengembangan Pertamina EP yang berada di wilayah kerja Pertamina EP Asset 1, Asset 2, Asset 3, dan Asset 5.
Yustinus Andri DP
Yustinus Andri DP - Bisnis.com 29 Agustus 2020  |  02:12 WIB
Pekerja PT Pertamina EP melakukan monitoring Fasilitas Produksi Gas. BISNIS.COM
Pekerja PT Pertamina EP melakukan monitoring Fasilitas Produksi Gas. BISNIS.COM

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero)  berhasil meningkatkan produksi melalui 4 sumur pengembangan.

Adapun keempat sumur tersebut berada di wilayah kerja Pertamina EP Asset 1, Asset 2, Asset 3, dan Asset 5. Direkur Utama PT Pertamina EP, Eko Agus Sardjono, menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pihak yang telah mendukung dan bekerjasama agar Pertamina EP dapat mencapai target-target yang disepakati.

“Pihak Pertamina EP sangat mengapresiasi dukungan dan kerjasama yang sangat baik dari SKK Migas, dan dukungan dari internal Pertamina maupun eksternal,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (29/8/2020).

Samboja (SBJ)-345 merupakan sumur pengeboran baru di wilayah kerja Pertamina EP Asset 5 Sangasanga Field yang ditajak pada 25 Juli 2020 dan dibor hingga kedalaman 1780 mMD ini. Sumur ini menghasilkan produksi sebesar 293 BOPD. Pemboran ini akan menambah produksi Sangasanga Field yang saat ini sebesar 5679 BOPD.

Upaya pemenuhan target melalui pengeboran baru lainnya berasal dari sumur JAS-016ST, Struktur Jatiasri Komplek, wilayah kerja Pertamina EP Asset 3 Subang Field yang ditajak pada 27 Juli 2020 hingga kedalaman 3121 mMD  menghasilkan 906 BOPD. Sumur ini ditargetkan menambah produksi minyak Subang Field yang saat ini sebesar 4500 BOPD. Sementara produksi gas Subang Field saat ini sebesar 171.8 MMSCFD.

Sumur pengembangan lain yang berhasil dilakukan pengeboran yaitu sumur Talang Jimar (TLJ)-250 yang berada di wilayah kerja Pertamina EP Asset 2 Prabumulih Field. Sumur ini menghasilkan produksi minyak sebesar 495 BOPD. Hasil ini akan menambahkan produksi minyak Prabumulih Field menjadi sebesar 8960 BOPD.

Sumur pengembangan RNT-456 yang berada di wilayah  kerja Pertamina EP Asset 1 Rantau Field telah ditajak pada 5 Agustus 2020 dengan kedalaman 1.273 mMD juga menghasilkan produksi minyak sebesar 582 BOPD. Hasil ini akan menambah produksi Rantau Field yang saat ini sebesar 2927 BOPD.

Dengan adanya tambahan produksi di bulan Agustus tersebut, secara keseluruhan aktivitas pemboran pengembangan Pertamina EP di Rencana Kerja Tahun  2020 ini telah berhasil memberikan kontribusi sebesar sebesar 7809 BOPD dan 5.6 MMSCFD terhadap keseluruhan produksi minyak dan gas Pertamina EP.

“Kedepannya, Pertamina EP akan terus menjaga dan meningkatkan produksi melalui kegiatan pengeboran sumur pengembangan yang sampai dengan Juli 2020 sudah mencapai 61% dari target jumlah sumur yang ditetapkan serta melalui kegiatan workover dan perawatan sumur serta menjaga keandalan fasilitasi produksi,” ujarnya.

Sesuai dengan RKAP revisi tahun 2020, sampai dengan Juli 2020 produksi minyak Pertamina EP mencapai 80.3 MBOPD atau 99.6 persen dari target dan produksi gas sebesar 866 MMSCFD atau 95 persen dari target.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina gas pertamina ep
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top