Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Tegaskan Anggaran Kesehatan Covid-19 Tidak Dipangkas

Alokasi anggaran kesehatan tetap Rp87,55 triliun. Namun dari hasil analisis, proyeksi penyerapan sampai dengan akhir tahun kemungkinan hanya akan terserap Rp72,73 triliun.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 26 Agustus 2020  |  20:37 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan pada Peluncuran Gelar Buah Nusantara 2020 di Jakarta, Senin (10/8/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan pada Peluncuran Gelar Buah Nusantara 2020 di Jakarta, Senin (10/8/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Komite Penanganan Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) menegaskan anggaran kesehatan penanganan pandemi tidak akan dipangkas.

Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono mengatakan alokasi anggaran kesehatan tetap Rp87,55 triliun.

"Namun dari hasil analisis, proyeksi penyerapan sampai dengan akhir tahun kemungkinan akan terserap Rp72,73 triliun," ungkap Susiwijono, Selasa (26/8/2020).

Anggaran yang kemungkinan tidak terserap tersebut, kata Susiwijono, akan direalokasi ke program baru.

Adapun, program yang dituju adalah program di kelompok kesehatan. "Namun, dengan usulan lebih operasional dan bisa realisasi anggaran," kata Susiwijono.

Sebelumnya, Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Selasa (26/8/2020), mengatakan akan melakukan optimalisasi terhadap pemulihan ekonomi nasional, yaitu penyesuaian anggaran tambahan dari Rp 87,55 triliun menjadi Rp 72,73 triliun.

"Diharapkan dilakukan optimalisasi pemulihan ekonomi nasional (PEN) penyesuaian anggaran dari Rp87,55 triliun menjadi Rp72,73 triliun," katanya.

Dalam konferensi pers, Airlangga juga mengatakan akan merealokasi anggaran perlindungan sosial. "Bidang perlindungan sosial ada pergeseran dan kami akan melakukan monitoring dari pergeseran tersebut," ujar Airlangga.

Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci pos anggaran perlindungan sosial yang mana yang direalokasikan.

Hal ini diputuskan dalama rapat pleno komite PC-PEN yang melakukan evaluasi selama 1 bulan ini atas pelaksanaan berbagai kebijakan dan program dalam upaya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Rapat Pleno Komite PC-PEN ini membahas hasil monitoring dan evaluasi selama 1 bulan pelaksanaan tugas Komite PC-PEN, terutama terkait dengan efektivitas program dan realisasi penyerapan anggaran.

“Kita melakukan Rapat Pleno untuk membahas hasil monitoring-evaluasi [monev] pelaksanaan program dan realisasi anggarannya, dan akan menetapkan berbagai Langkah dan upaya untuk percepatannya,” ujar Airlangga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anggaran kesehatan Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top