Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pulihkan Pariwisata, Jokowi Anggarkan Rp14,4 Triliun pada 2021

Presiden Jokowi menganggarkan dana hingga RP14,4 triliun pada 2021 untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan pengembangan lima destinasi.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 14 Agustus 2020  |  15:26 WIB
Sejumlah wisatawan berjalan di halaman Candi Borobudur di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (13/2/2020). -  ANTARA / Anis Efizudin
Sejumlah wisatawan berjalan di halaman Candi Borobudur di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (13/2/2020). - ANTARA / Anis Efizudin

Bisnis.com, JAKARTA - Genjot pemulihan sektor pariwisata, pemerintah anggarkan pembangunan pariwisata pada 2021 mencapai Rp14,4 triliun yang difokuskan pada 5 destinasi wisata dari 10 Bali baru yang dicanangkan pemerintah.

Dalam pidato nota keuangan RAPBN 2021, Presiden Joko Widodo menuturkan pembangunan pariwisata tahun 2021 dianggarkan sekitar Rp14,4 triliun yang diarahkan untuk mendorong pemulihan ekonomi di sektor pariwisata.

"Kebijakan dilakukan melalui pemulihan pariwisata, dengan pengembangan destinasi pada 5 fokus kawasan Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang," jelasnya, Jumat (14/8/2020).

Selain itu, pada kelima destinasi tersebut pengembangannya memenuhi 3 aspek utama yakni atraksi, aksesibilitas, dan amenitas.

Selain itu, anggaran ini juga guna meningkatkan pada faktor promosi dan partisipasi pelaku usaha swasta untuk mengembangkan wilayahnya.

"Pendekatan storynomics tourism yang mengedepankan narasi, konten kreatif, living culture, dan kekuatan budaya; serta pemanfaatan skema KPBU dalam membangun pusat-pusat hiburan, seperti theme park yang akan menyerap banyak wisatawan," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi pariwisata
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top