Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wishnutama Minta Pelaku Usaha Pariwisata Siapkan Inovasi

Menparekraf Wishnutama meminta para pelaku sektor pariwisata untuk menyiapkan inovasi yang bisa meningkatkan kunjungan wisatawan domestik.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  22:19 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2019-2024 Wishnutama Kusubandio menyampaikan sambutan seusai serah terima jabatan dengan Menteri Pariwisata periode 2014-2019 Arief Yahya di Jakarta, Rabu (23/10/2019). Bisnis - Dedi Gunawan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2019-2024 Wishnutama Kusubandio menyampaikan sambutan seusai serah terima jabatan dengan Menteri Pariwisata periode 2014-2019 Arief Yahya di Jakarta, Rabu (23/10/2019). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio meyakini sektor pariwisata bakal melejit kala vaksin Covid-19 berhasil diproduksi dan didistribusi. Oleh karena itu, dia meminta pelaku industri untuk mempersiapkan inovasi guna menghadapi masa setelah pandemi Covid-19 agar siap mengantisipasi kemungkinan datangnya wabah lain.

“Saya meyakini saat vaksin diproduksi dan didistribusi pariwisata akan melejit. Kita harus siap dengan era post-vaccine, saya yakin tidak akan seberat sekarang. Saat Covid-19 tidak ada yang siap, tapi saya minta pelaku industri bersiap untuk kesempatan yang mungkin datang karena vaksin akan ditemukan, apa opportunity setelah vaksin disiapkan,” ujar Wishnutama dalam peluncuran Kampanye Traveloka Clean Partners, Kamis (13/8/2020).

Untuk saat ini, Wishnutama kembali mengemukakan bahwa kebangkitan pariwisata Tanah Air bisa dimulai dengan mendorong wisatawan domestik. Sementara untuk turis asing, dia mengakui masih diperlukan lebih banyak waktu untuk pemulihan karena tak hanya Indonesia saja yang berjibaku dengan Covid-19.

“Untuk mencapai hal itu, Kemenparekraf akan mendorong wisatawan nusantara ke destinasi, tetapi dengan rasa aman dan sesuai protokol kesehatan,” ujarnya.

Pada masa transisi PSBB di periode Juni, data internal Traveloka menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan perjalanan dan aktivitas di luar rumah meningkat sebanyak 16 persen, dari sebelumnya 29 persen menjadi 45 persen.

Sejak Kampanye Traveloka Clean Partners mulai tersedia pada platform Traveloka, terdapat pula peningkatan pencarian produk dan layanan Traveloka dengan label “Traveloka Clean” sebesar lebih dari 300 persen.

Secara keseluruhan, Traveloka juga mencatat peningkatan pemesanan hingga lebih dari 2 kali lipat dibandingkan dengan periode sebelum inisiatif ini berlangsung untuk produk-produk yang telah lebih dulu disematkan label “Traveloka Clean”, yaitu Hotel, Transportasi (Antar Jemput Bandara dan Rental Mobil), dan Xperience.

CMO Traveloka & CEO Traveloka Experience Christian Suwarna mengungkapkan bahwa sebagai perusahaan teknologi, Traveloka terus mengamati perilaku konsumen yang terus berubah seiring perkembangan situasi terkini serta situasi yang dihadapi para mitra sebagai landasan untuk menghadirkan produk yang inovatif dan menjawab kebutuhan pasar.

“Kampanye Traveloka Clean Partners merupakan salah satu manifestasi Traveloka dalam memberikan kemudahan bagi konsumen sambil pada saat yang bersamaan mendukung program pemerintah, dalam hal ini penerapan Protokol CHSE [clean, healthy, safe, and environment],” ujar Christian.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata kemenparekraf
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top