Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Duh! Tahun Depan Diprediksi Industri Penerbangan Masih Akan Suram

Pemerhati penerbangan Alvin Lie menilai kondisi suram industri penerbangan masih akan berlanjut hingga tahun depan dengan waktu yang tidak bisa diperkirakan usainya.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  17:44 WIB
Suasana sepi terlihat di Terminal IA Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020).  Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Suasana sepi terlihat di Terminal IA Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (24/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerhati penerbangan memperkirakan kondisi suram masih akan dialami maskapai hingga akhir 2021 karena kondisi ketidakpastian akibat penanganan pandemi Covid-19 masih belum dapat diperkirakan, termasuk penemuan vaksin.

Pemerhati penerbangan yang juga anggota Ombudsman Alvin Lie mengatakan belum dapat memperkirakan kondisi yang dihadapi maskapai saat ini untuk penerbangan internasional dan domestik akan berlalu hingga kapan.

Namun, menurutnya, pemerintah perlu berupaya mempertahankan transportasi udara agar tidak runtuh.

Pasalnya saat ini tidak ada negara yang hidup tanpa didukung oleh transportasi udara. Transportasi udara masih diperlukan untuk menopang kegiatan ekonomi di seluruh dunia tidak hanya di Indonesia.

“Tantangannya luar biasa. Pengguna jasa masih takut bepergian. Ini tantangannya luar biasa. Saya perkirakan paling tidak akhir 2021 kondisinya masih berat,” jelasnya, Kamis (13/8/2020).

Di sisi lain operator bandara, maskapai dan pemerintah juga berkepentingan untuk mencegah agar tidak ambruk. Pasalnya kalau industri ini kolaps akan susah untuk membangunnya kembali.

“Caranya bagaimana Ini semua pihak para pemerhati juga mencari jalan keluar tapi saat ini belum mendapatkan solusi yang benar-benar dapat diandalkan,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transportasi bandara maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top