Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengguna KRL, Perhatikan Alur Keluar Masuk Stasiun Tanah Abang!

Untuk mengatur penyekatan pengguna dengan pintu akses tunggal ini, KCI mengerahkan 150 petugas,
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  09:46 WIB
Kereta Rel Listrik melintas didekat Stasiun Tanah Abang, di Jakarta, Jumat (10/4). PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menyesuaikan operasional kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek sejalan dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Sesuai aturan PSBB, maka operasional KRL di pemerintah provinsi DKI Jakarta dimulai pukul 06.00 WIB dan berakhir hingga 18.00 WIB. Bisnis - Dedi Gunawan
Kereta Rel Listrik melintas didekat Stasiun Tanah Abang, di Jakarta, Jumat (10/4). PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menyesuaikan operasional kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek sejalan dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Sesuai aturan PSBB, maka operasional KRL di pemerintah provinsi DKI Jakarta dimulai pukul 06.00 WIB dan berakhir hingga 18.00 WIB. Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Commuter Indonesia mengingatkan kembali pengaturan alur pergerakan penumpang di Stasiun Tanah Abang yang berlaku setiap sore.

VP Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba mengatakan bahwa bagi pengguna yang hendak transit, mereka diarahkan menggunakan gedung sisi selatan stasiun, sedangkan pengguna yang hendak keluar stasiun diarahkan melalui jembatan penyeberangan orang (JPO) ke gedung sisi utara stasiun.

"Harap para pengguna sejak turun dari kereta menyesuaikan dengan pengaturan alur pergerakan ini," jelasnya, Rabu (12/8/2020).

Untuk mengatur penyekatan pengguna dengan pintu akses tunggal ini, KCI mengerahkan 150 petugas termasuk dari TNI, Polri, serta petugas KCI yang terdiri atas frontliner maupun jajaran manajemen.

Pemberlakuan pintu akses tunggal di Stasiun Tanah Abang akan berdampak kepada antrean penumpang kereta rel listrik (KRL) yang lebih panjang dibandingkan dengan pada sebelumnya karena akses yang disatukan melalui pintu utara.

Meski adanya antrean yang lebih Panjang, Anne menyebutkan bahwa pergerakannya dapat berlangsung dengan lebih lancar.

Berdasarkan pantauan Selasa (11/8/2020) sore, jumlah pengguna KRL di stasiun Tanah Abang sedikit berkurang dibandingkan dengan sehari sebelumnya.

Hingga pukul 19.00 WIB, jumlah pengguna di Stasiun Tanah Abang tercatat 19.700 penumpang atau turun 7 persen dibandingkan dengan Senin (10/8/2020) pada waktu yang sama yaitu sebanyak 21.145 pengguna.

Sejak pukul 15.05 para pengguna KRL telah mengantre hingga ke area integrasi antarmoda di luar gerbang sisi utara Stasiun Tanah Abang.

Pengguna dapat mengikuti antrean dengan tertib melalui sejumlah penyekatan dari area integrasi antarmoda, sebelum masuk gerbang elektronik stasiun, sebelum naik eskalator, hingga di JPO Stasiun Tanah Abang.

Pengguna juga dibagi dalam antrean untuk ke peron 2 dan 3 tujuan Stasiun Duri, Angke, Sudirman, Manggarai, Depok, Bogor; serta antrean untuk ke peron 5 dan 6 tujuan Palmerah, Serpong, Parungpanjang, dan Rangkasbitung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl ojek stasiun tanah abang
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top