Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Revitalisasi Labuan Bajo, Terminal Multipurpose Rp172,8 Miliar Dibangun

Kemenhub memastikan pembangunan Terminal Multipurpose Wae Kelambu senilai Rp172,8 miliar akan segera dimulai sebagai bagian dari revitalisasi Pelabuhan Labuan Bajo.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  19:22 WIB
Sejumlah kapal siap bersandar di Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Sejumlah kapal siap bersandar di Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan pembangunan Terminal Multipurpose Wae Kelambu senilai Rp172,8 miliar akan segera dimulai sebagai salah satu upaya revitalisasi Pelabuhan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dirjen Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo mengatakan Terminal Multipurpose Wae Kelambu akan diperuntukan untuk lalu lintas logistik dan bongkar muat kontainer, kargo, serta curah cair sehingga akan memisahkan aktivitas pariwisata dan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Labuan Bajo. 

"Dengan pemindahan kegiatan logistik ke terminal multipurpose ini, Pelabuhan Labuan Bajo akan direvitalisasi dan dikhususkan bagi kapal-kapal wisata dan kapal penumpang Pelni," kata Agus dalam siaran pers, Kamis (30/7/2020).

Adapun, Surat Perjanjian Kontrak Kerja Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Terminal Multipurpose Wae Kelambu telah ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen Kantor UPP Kelas II Labuan Bajo Bram Haribowo dan General Manager Divisi 3 PT Brantas Abipraya (Persero) Dody Perbawanto.

Agus menuturkan revitalisasi Pelabuhan Labuan Bajo sangat penting dilakukan. Hal ini sekaligus merupakan upaya pemerintah membenahi kawasan wisata Labuan Bajo agar lebih menarik minat wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal ke depan.

Sementara itu, Kepala Kantor UPP Kelas II Labuan Bajo Simon B. Baon mengatakan penandatanganan kontrak kerja ini sebagai bukti legalitas kesepakatan antara Kemenhub bersama Brantas Abipraya selaku pihak penyedia jasa.

"Pembangunan Terminal Multipurpose Wae Kelambu dibiayai sepenuhnya dari APBN dengan total nilai kontrak pekerjaan sebesar Rp172,8 miliar," kata Simon.

Dia menambahkan ruang lingkup utama pekerjaan terdiri dari pekerjaan reklamasi lapangan penumpukan, pembangunan causeway, trestle, support pipa curah cair, dermaga dan pekerjaan pembangunan fasilitas darat. Adapun, masa pelaksanaan kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir.

Pihaknya menjelaskan selama masa kontrak, pihak penyedia memiliki kewajiban merancang, melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelabuhan Kemenhub labuan bajo
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top