Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Industri Tertentu Bakal Kantongi HPL hingga 90 Tahun

Pemberian izin pengelolaan lahan sampai dengan 90 tahun diberikan lewat satu kali perizinan.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 23 Juli 2020  |  17:03 WIB
kawasan perumahan yang berada di tengah-tengah hamparan persawahan. - Bisnis
kawasan perumahan yang berada di tengah-tengah hamparan persawahan. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA —  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional akan memberi izin hak pengelolaan lahan sampai 90 tahun kepada industri tertentu, melalui Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja.

Menteri ATR/Kepala BPN Sofjan Djalil menyatakan bahwa pemerintah siap mengakomodasi kebutuhan perkembangan bisnis dan industri, termasuk soal izin pengelolaan lahan.

"Dalam RUU Cipta Kerja, pemerintah sudah menyiapkan regulasi pendukung berupa pokok kebijakan pertanahan seperti penguatan hak pengelolaan lahan, di mana di atas hak pengelolaan lahan [HPL] dapat diberikan hak guna usaha [HGU], hak guna bangunan [HGB], atau hak pakai [HP]," ujarnya dalam konpers daring, Kamis (23/7/2020).

Kemudian untuk industri tertentu, pemerintah juga bakal memberi izin pengelolaan lahan sampai dengan 90 tahun lewat satu kali perizinan.

Langkah ini akan mengubah regulasi sebelumnya ketika pelaku industri hanya mendapatkan HGB dengan jangka waktu 30 tahun, kemudian dapat diperpanjang 20 tahun, dan ditambah 30 tahun sehigga total selama 80 tahun.

Selain itu, pemerintah juga akan membentuk bank tanah, yakni badan khusus untuk mengelola tanah.

Dengan badan ini, hak pengelolaan lahan yang dikeluarkan oleh bank tanah, bisa memberi hak atas tanah berupa HGU, HGB, atau HP dengan jangka waktu selama 90 tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertanahan pertanahan
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top