Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penumpang KRL Terus Membeludak, Pembagian Jam Kerja Mendesak

KCI memproyeksikan jumlah penumpang KRL bakal mencapai 400.000 per hari, sehingga pembagian kerja pegawai adalah hal yang mendesak untuk segera dilakukan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 06 Juli 2020  |  12:52 WIB
Penumpang menggunakan masker saat berada di gerbong kereta commuter line (KRL) jurusan Depok/Bogor-Jatinegara/Angke di Jakarta, Selasa (3/3/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha
Penumpang menggunakan masker saat berada di gerbong kereta commuter line (KRL) jurusan Depok/Bogor-Jatinegara/Angke di Jakarta, Selasa (3/3/2020). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memproyeksikan jumlah penumpang KRL terus mendekati jumlah normal sebelum pandemi hingga mencapai 400.000 penumpang atau naik dua kali lipat dibandingkan dengan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Direktur Utama KCI Wiwik Widayanti mengatakan sebelum masa PSBB, jumlah penumpang rata-rata mencapai 200.000 per hari. Pengaturan jam kerja dengan sistem shift ini menjadi solusi paling memungkinkan saat ini untuk mengurai kepadatan di tengah jumlah pengguna yang bertambah 9 persen hingga 10 persen setiap pekannya sejak PSBB transisi.

"Jadi sudah hampir normal naik terus ini sudah nyaris normal," jelasnya seperti dikutip dari akun Instagram Wali Kota Bogor Bima Arya @bimaaryasugiarto, Senin (6/7/2020).

Situasi pada Senin (6/7) pagi ini di sejumlah stasiun terpantau antrean pengguna semakin panjang. Seperti pantauan di Stasiun Bogor, para calon pengguna KRL sudah mulai mengantre sejak pukul 05.30 WIB hingga halaman parkir stasiun. Begitu pula pantauan di Stasiun Cilebut, Bojong Gede, Bekasi, dan Rangkasbitung.

Hingga pukul 10.00 WIB tercatat ada 166.044 pengguna KRL, meningkat 7 persen dibandingkan dengan pada Senin (29/6) lalu pada kurun waktu yang sama.

Di Stasiun Bogor, setiap pemberangkatan bus bantuan dari pemerintah senantiasa ramai digunakan para calon pengguna KRL. Bus yang mulai beroperasi sejak pukul 05.00 WIB melayani trayek Stasiun Bogor menuju Tebet, Manggarai, Tanah Abang, dan Juanda.

Adapun, meningkatkan kapasitas angkut, KCI mulai hari ini menjalankan 10 perjalanan KRL lintas Tangerang dengan 5 stamformasi 12 dan 1 stamformasi 8 kereta, sehingga total perjalanan KRL di lintas Tangerang saat ini sebanyak 98 perjalanan per hari dengan jam keberangkatan awal dari Stasiun Tangerang menuju Stasiun Duri pukul 04.30 WIB dan keberangkatan akhir dari Stasiun Duri menuju Stasiun Tangerang pukul 21.10 WIB.

Penambahan ini sesuai dengan tren pergerakan pengguna yang semakin ramai, terbukti pada pagi ini jumlah pengguna KRL di stasiun Tangerang mencapai 4.798 pengguna atau meningkat 53 persen dibandingkam dengan pada Senin lalu. Lewat penambahan mulai hari ini, total perjalanan KRL saat ini mencapai 947 perjalanan per hari.

PT KCI mengharapkan kerja sama dari berbagai pihak untuk menerapkan pengaturan kerja karyawan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No. 8/2020 tentang pengaturan jam kerja sehingga mobilitas pengguna KRL dapat tersebar.

Secara terpisah, VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengatakan KRL Commuter Line tetap melayani sejak awal masa pandemi Covid-19 untuk mendukung para pekerja di sektor-sektor layanan yang vital bagi perekonomian dan masyarakat yang memiliki kebutuhan mobilitas untuk hal mendesak.

"Sehingga pada masa PSBB transisi ini pun layanan Commuter Line hadir untuk mendukung masyarakat kembali aktif dan produktif, dengan produktivitas yang mengutamakan keamanan dan kesehatan bersama. Untuk mewujudkan ini, kami tentu memerlukan dukungan dari berbagai pihak khususnya dalam hal pengaturan jam kerja," ucap Anne.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl stasiun
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top