Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kuartal II/2020 Permintaan Apartemen Bakal Menguat Kembali

Selama masa pandemi virus corona ini, banyak pembeli maupun investor apartemen yang memasang sikap wait and see.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 24 Juni 2020  |  14:22 WIB
Kendaraan bermotor melintas di depan gedung apartemen di Jakarta, Jumat (29/5/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Kendaraan bermotor melintas di depan gedung apartemen di Jakarta, Jumat (29/5/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Konsultan properti JLL memproyeksikan permintaan properti residensial, khususnya apartemen, akan mulai menguat kembali.

Selama masa pandemi virus corona ini, banyak pembeli maupun investor apartemen yang memasang sikap wait and see. Pada kuartal pertama tahun ini, permintaan sempat menguat dan mulai meredup setelah adanya wabah.

“Permintaan paling besar tetap dari properti residensial yang berukuran kecil dan harganya terjangkau. Proyek dari pengembang yang terkenal dan dekat dengan infrastruktur baik yang sedang atau sudah dibangun juga lebih menarik,” kata Head Research JLL Jakarta, James Taylor melalui laporan tertulis, dikutip Rabu (24/6/2020).

Sementara itu, untuk reguasi pemilikan properti oleh warga negara asing (WNA) masih tak diunggulkan seperti di negara-negara Asia sehingga pengembang masih mengandalkan para pembeli lokal.

“Pembeli lokal itu pasti ada, tapi di tengah banyaknya ketidakpastian akibat Covid-19 ini, memang sentimen negatif dan dampaknya pasti meningkat,” imbuhnya.

Sepanjang kuartal I/2020, akibat pandemi juga membuat pengembang mengerem untuk meluncurkan dan melanjutkan pembangunan proyek apartemen kelas atas atau high end.

Untuk jangka pendek, meskipun ada dampak dari wabah Covid-19, pengembang tetap tertarik untuk membangun baik apartemen dan rumah tapak di Jakarta.

Adapun, pengembang internasional, terutama dari Jepang, Hong Kong, dan Singapura saat ini masih menjajaki kesempatan pengembangan bersama dengan pengemban lokal.

Selanjutnya, untuk kuartal II/2020, Taylor menyebutkan bahwa permintaan properti residensial yang menyasar pembeli akhir (end user) mengalami peningkatan. Salah satu pendorongnya adalah pelonggaran aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sehingga perekonomian bisa kembali bergulir.

“Dengan new normal mulai diberlakukan Juni ini, akan mendorong perminraan juga untuk apartemen, dan apartemen berlayanan. Permintaan juga akan membaik kalau nanti aturan pembatasan perjalanan sudah dilonggarkan,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apartemen Virus Corona
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top