Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kementan Jadikan Subang Daerah Percontohan Korporasi Sapi

Kabupaten Subang mempunyai korporasi peternak sapi potong Brahman Sejahtera yang memiliki sistem pengembangan kawasan peternakan terpadu yang mengintegrasikan subsistem hulu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Juni 2020  |  13:59 WIB
Sapi Benggala seberat 1 ton sumbangan Presiden Jokowi untuk Masjid Agung Jawa Tengah di Kota Semarang, yang rencananya akan disembelih Rabu (22/8/2018). - Bisnis/ Alif Nazzala Rizqi
Sapi Benggala seberat 1 ton sumbangan Presiden Jokowi untuk Masjid Agung Jawa Tengah di Kota Semarang, yang rencananya akan disembelih Rabu (22/8/2018). - Bisnis/ Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian  telah menggelar audiensi pengembangan korporasi petani sapi potong di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Kabupaten Subang mempunyai korporasi peternak sapi potong Brahman Sejahtera yang memiliki sistem pengembangan kawasan peternakan terpadu yang mengintegrasikan subsistem hulu.

Kepala Bagian Perencanaan Wilayah, Biro Perencanaan Kementan, Hermanto mengatakan Subang dinilai sudah mampu menjadi major project. Pihaknya berharap, proyek ini bisa melatih jiwa kewirausahaan para petani dan peternak.

Korporasi Brahman Sejahtera ini sudah melakukan budi daya dan pasca panen (on farm), dengan pengolahan dan pemasaran, serta subsistem penunjangnya.

Korporasi sapi ini terbentuk dari tiga sentra peternakan rakyat (SPR) Sapi Potong, yakni SPR Cinagarbogo, SPR Kasaliang dan SPR Sagalapanjang.
Sebagai unit usaha, Koperasi Brahman Sejahtera beroperasi di 66 desa di 16 kecamatan dengan jumlah anggota peternak sebanyak 1.834 orang yang tergabung dalam 117 kelompok.

Selain itu, usaha koperasi Brahman Sejahtera Subang terdiri dari usaha pakan hijauan, usaha pakan konsentrat yang telah menghasilkan 4 ton per hari, usaha budidaya pengembangbiakan sapi potong, usaha penggemukan sapi potong, usaha pengolahan daging, usaha pengolahan pupuk organik serta usaha jasa peternakan dan obat-obatan hewan.

"Dengan adanya korporasi ini juga kita bisa bangun modal bisnis petani dan peternak. Harapannya sekali lagi, untuk menumbuhkan jiwa-jiwa kewirausahaan yang ada dalam tiap-tiap individu," kata Hermanto, Minggu (21/6/2020).

Sementara itu, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Fini Murfiani mengatakan dalam pengembangannya, Koperasi Brahman Sejahtera juga didampingi oleh PT Bank Rakyat Indonesia sebagai PIC Core bisnis, yang berperan dalam pembinaan kewirausahaan.

Dia mengatakan dengan adanya sinergi dan kolaborasi antar pihak, pengembangan korporasi peternakan bisa menjadi langkah startegis meningkatkan nilai produk dalam negeri.

"Dengan adanya sinergi dan kolaborasi antarpihak terkait maka pengembangan korporasi peternakan ini benar-benar menjadi langkah strategis peningkatan nilai tambah bagi produk-produk dalam negeri kita," kata Fini.

Sementara itu, Bupati Subang Ruhimat mengapresiasi wilayahnya terpilih sebagai Major Project Korporasi Sapi Potong. Ia mengakui bahwa sektor pertanian dan peternakan menjadi faktor penentu bagi bangsa Indonesia dalam melewati berbagai dinamika akibat dampak dari Covid-19.

"Mari bersama kita lakukan major project korporasi sapi potong sebagai sebuah bentuk tanggung jawab yang kiranya dapat dilaksanakan dengan sebaik mungkin," kata Ruhimat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sapi kementan subang
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top