Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lebarkan Sayap Logistik, Garuda Indonesia Luncurkan PesanAja

Garuda Indonesia Group memiliki rencana melebarkan sayapnya kembali ke sektor kargo udara melalui cucu usaha barunya, yakni PesanAja.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 18 Juni 2020  |  11:56 WIB
 Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra menjadi narasumber diskusi bertema Semangat Baru Garuda di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2020). - Antara
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra menjadi narasumber diskusi bertema Semangat Baru Garuda di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) memiliki rencana melebarkan sayapnya kembali ke sektor kargo udara melalui cucu usaha barunya PesanAja, setelah sebelumnya meluncurkan KirimAja.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan dalam produk pertamanya KirimAja berfokus terhadap layanan pengiriman barang. Sejauh ini pengiriman yang dilayani adalah barang umum, mulai dari produk fesyen, barang elektronik, perlengkapan rumah tangga, makanan kering, hingga produk non-perishable lainnya.

Setelahnya, sebut Irfan, dalam rencana lanjutan akan ada PesanAja yang memungkinkan pengiriman makanan khas suatu daerah pada hari yang sama atau same day delivery.

"Dalam waktu yang tidak lama lagi kami akan mengenalkan produk baru PesanAja. Jadi mudah-mudahan [makanan seperti] Gudeg Yu Djum suatu hari bisa pesan dan dikirim ke kantor Garuda sehingga kita bisa lanjutkan interaksi secara berbeda," jelasnya, Kamis (18/6/2020).

Maskapai pelat merah tersebut berupaya mencari celah dari kesulitan penumpang saat ini. Garuda, sebutnya, bisa meningkatkan utilisasi bisnis pesawatnya tetapi selama ini hanya mengandalkan bisnis pengangkutan penumpang.

Irfan membandingkan dengan aplikator transportasi daring yang tidak memiliki aset tetapi bisa berkembang menjadi besar termasuk dalam hal pengiriman. Sementara itu, Garuda sebetulnya telah memiliki modal aset berupa pesawat yang belum dioptimalkan.

Dia berharap dengan terbatasnya mobilitas, aktivitas masyarakat dalam berkirim menjadi lebih menarik dan intens serta kedepannya menjadi sebuah komunitas yang berkelanjutan. Aktivitas pengiriman barang diproyeksikannya menjadi bentuk interaksi baru yang lebih intim di antara masyarakat selama pandemi.

"Dengan ini juga kami berharap kemudian Garuda makin dekat ke customer, memahami kebutuhan mereka dan ketika situasi membaik kita tetap bisa bekerja sama-sama. Kami tetap mesti bangun optimisme," imbuhnya.

Sebelumnya Garuda Indonesia Group melalui lini usaha transportasi dan logistik-PT Aerojasa Cargo meluncurkan layanan pengiriman barang berbasis aplikasi digital yakni KirimAja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Garuda Indonesia logistik
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top