Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

LRT Palembang Jalankan Sistem Kontrol Eropa

KAI Divre III Sumatera Selatan, pengelola Lintas Rel Terpadu (LRT) Palembang, akan menerapkan Sistem Kontrol Kereta Eropa atau European Train Control System (ETCS).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Juni 2020  |  11:57 WIB
Sebagian penumpang bersiap memasuki kereta Light Rail Transit (LRT) Palembang di Stasiun Jakabaring Palembang, Jumat (3/5). Moda transportasi anyar di Palembang tersebut menjadi salah satu daya tarik wisata untuk Bumi Sriwijaya. - Bisnis/Tim Jelajah Infrastruktur Sumatra/Abdullah Azzam
Sebagian penumpang bersiap memasuki kereta Light Rail Transit (LRT) Palembang di Stasiun Jakabaring Palembang, Jumat (3/5). Moda transportasi anyar di Palembang tersebut menjadi salah satu daya tarik wisata untuk Bumi Sriwijaya. - Bisnis/Tim Jelajah Infrastruktur Sumatra/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Sumatera Selatan, pengelola Lintas Rel Terpadu (LRT) Palembang, akan menerapkan Sistem Kontrol Kereta Eropa atau European Train Control System (ETCS).

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan untuk menerapkan sistem ETCS itu kini sedang dilakukan berbagai persiapan dan pelatihan. Adapun, penerapan sistem tersebut dilakukan untuk meningkatkan ketepatan waktu dan keselamatan perjalanan LRT di Ibu kota Provinsi Sumsel itu.

"Pelayanan LRT di Kota Palembang yang baru berjalan dua tahun akan terus ditingkatkan kualitasnya sehingga bisa menjadi sarana transportasi umum yang aman, nyaman dan waktunya terukur," kata Aida, Kamis (11/6/2020).

Dia menuturkan dengan peningkatan kualitas pelayanan, diharapkan LRT tersebut dapat menjadi transportasi pilihan utama masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.

Pihaknya menjelaskan untuk melayani masyarakat melakukan berbagai aktivitasnya, KAI Divre III menjadwalkan 26 perjalanan LRT setiap harinya mulai pukul 06.53 WIB hingga 15.41 WIB.

Pelayanan operasional jasa angkutan kereta api layang itu, kata Aida, ke depannya secara dinamis akan berubah menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

LRT

Sumber : Antara

Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top