Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terima PMN Rp11 Triliun, Hutama Karya Kebut Bangun Tol Trans-Sumatra

Sebelumnya, pemerintah telah menyetujui untuk memberi suntikan berupa penyertaan modal negara (PMN) kepada Hutama Karya pada 2020 sebesar Rp3,5 triliun.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 27 Mei 2020  |  17:28 WIB
Truk berada di gerbang tol Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (21/2 - 2020). Ruas tol Pekanbaru/Dumai ditargetkan rampung pada April 2020. Peningkatan infrastruktur termasuk lewat Trans Sumatra diharapkan bisa meningkatkan perekonomian dan dongkrak daya saing Indonesia. Bisnis/Agne Yasa.
Truk berada di gerbang tol Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (21/2 - 2020). Ruas tol Pekanbaru/Dumai ditargetkan rampung pada April 2020. Peningkatan infrastruktur termasuk lewat Trans Sumatra diharapkan bisa meningkatkan perekonomian dan dongkrak daya saing Indonesia. Bisnis/Agne Yasa.

Bisnis.com, JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) akan menggunakan dana penyertaan modal negara Rp11 triliun untuk percepat pembangunan jalan tol Trans-Sumatra di beberapa ruas.

Senior Executive Vice President (SEVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan mengatakan bahwa pembangunan ruas-ruas tersebut antara lain Pekanbaru–Dumai sepanjang 131 kilometer sebesar Rp2 triliun, ruas Simpang Indralaya–Muara Enim sepanjang 119 kilometer senilai Rp3,2 triliun, ruas Pekanbaru–Pangkalan sepanjang 95 kilometer sebesar Rp4,3 triliun.

Kemudian, dana tersebut akan dipakai untuk menutup pembiayaan untuk ruas tol yang telah selesai yaitu Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung sepanjang 189 kilometer senilai Rp1,5 triliun.

Sebelumnya, pemerintah telah menyetujui untuk memberi suntikan berupa penyertaan modal negara (PMN) kepada Hutama Karya pada 2020 sebesar Rp3,5 triliun.

Dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional, Hutama Karya rencananya kembali menerima PMN sebesar Rp7,5 triliun pada tahun ini. Nilai keseluruhan PMN yang akan diterima Hutama Karya tahun ini menjadi Rp11 triliun.

“Hal ini tentunya akan memperkuat perusahaan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh pemerintah, di samping sebelumnya kami telah berhasil menerbitkan global bonds senilai Rp9 triliun,” ujar Fauzan melalui siaran pers, Rabu (27/5/2020).

PMN tahun ini merupakan kelanjutan dari PMN yang telah diterima oleh Hutama Karya pada tahun 2015, 2016 dan 2019.

Pemberian PMN ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha dan memperbaiki struktur permodalan serta dapat meningkatkan peranan BUMN sebagai agen pembangunan sehingga mampu mendukung program prioritas nasional.

Jalan tol Trans-Sumatra merupakan salah satu proyek strategis nasional yang pembangunannya menjadi prioritas pemerintah. Pembangunan dan pengembangan jalan tol itu terbentang sepanjang 2.765 kilometer dari Lampung hingga Aceh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hutama karya trans-sumatra
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top