Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tol Trans Sumatra Alami Penurunan Pengguna Jalan

Hutama Karya mencatat sebanyak total 310.000 kendaraan melintasi Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) baik yang sudah beroperasi penuh maupun yang fungsional hingga hari pertama Idulfitri.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 25 Mei 2020  |  18:34 WIB
Truk berada di gerbang tol Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (21/2 - 2020). Ruas tol Pekanbaru/Dumai ditargetkan rampung pada April 2020. Peningkatan infrastruktur termasuk lewat Trans Sumatra diharapkan bisa meningkatkan perekonomian dan dongkrak daya saing Indonesia. Bisnis/Agne Yasa.
Truk berada di gerbang tol Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (21/2 - 2020). Ruas tol Pekanbaru/Dumai ditargetkan rampung pada April 2020. Peningkatan infrastruktur termasuk lewat Trans Sumatra diharapkan bisa meningkatkan perekonomian dan dongkrak daya saing Indonesia. Bisnis/Agne Yasa.

Bisnis.com, JAKARTA - PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak total 310.000 kendaraan melintasi Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) baik yang sudah beroperasi penuh maupun yang fungsional hingga hari pertama Idulfitri, Minggu (24/5/2020).

Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya J. Aries Dewantoro mengatakan meski terjadi peningkatan volume kendaraan di JTTS beberapa hari sebelum Lebaran, tetapi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, akumulasi volume kendaraan yang melintas di JTTS selama seminggu menjelang hari-H justru menurun.

“Tahun lalu dalam kondisi normal total kendaraan yang melintas di JTTS mulai seminggu hingga hari H lebaran adalah 535.138 kendaraan. Jumlah tersebut masih dalam kondisi tol Terpeka fungsional dan tol Pekdum Seksi 1 belum difungsionalkan,” ujar Aries, Senin (25/5/2020).

Lebih lanjut, dia juga menerangkan penurunan tersebu merupakan salah satu dampak pandemi Covid-19 serta kebijakan pemerintah agar masyarakat tidak mudik menjelang Lebaran.

Angka ini merupakan akumulasi arus kendaraan yang masuk dan keluar JTTS melalui Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan di ruas tol Bakauheni – Terbanggi besar (Bakter), GT Kayu Agung di ruas tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (Terpeka), GT Palembang dan GT Indralaya di ruas tol Palembang – Indralaya (Palindra), GT Binjai dan GT Helvetia di ruas tol Medan – Binjai (Mebi), dan GT Pekanbaru di ruas tol Pekanbaru – Dumai (Permai) Seksi 1.

Peningkatan volume kendaraan paling signifikan di JTTS terjadi pada Senin (18/5/2020). Ada sebanyak 45.980 kendaraan yang melintas di JTTS, meningkat 10.431 kendaraan dibandingkan dengan hari sebelumnya yakni hanya 35.549 kendaraan.

Peningkatan tersebut menjadi yang paling signifikan dalam seminggu menjelang lebaran, dimana peningkatan volume kendaraan di JTTS per harinya rata-rata hanya sekitar 1.000 hingga 2.000 unit kendaraan per hari.

Sementara itu, lanjutnya, mendekati hari-H lebaran justru terjadi penurunan volume kendaraan yang cukup signifikan di JTTS. Tepatnya pada Sabtu (23/5/2020), kendaraan yang melintas di JTTS hanya 24.454 kendaraan, berkurang 12.608 kendaraan dibandingkan hari sebelumnya yaitu 37.062 kendaraan.

Persiapan yang telah dilakukan Hutama Karya tahun ini cukup berbeda dari tahun sebelumnya dimana persiapan kali ini lebih mengutamakan aspek protokol pencegahan Covid-19 yang ketat.

Hal ini juga mengacu pada kebijakan pemerintah untuk Tidak Mudik dan Tidak Piknik. Dalam hal ini, Hutama Karya bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat untuk memperketat Penyekatan di beberapa ruas tol yang dikelolanya.

“Dari pantauan kami, hingga hari Sabtu [23/5/2020] lalu, tercatat totsal ada 561 dari 10.434 kendaraan yang tidak lolos aturan saaat diperiksa di check point dan pos penyekatan di GT Bakauheni Selatan tol Bakter dan GT Kayu Agung tol Terpeka,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol hutama karya
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top