Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ciputra Development (CTRA): Cadangan Lahan Itu Penting

Ciputra Development merupakan salah satu pengembang yang rajin menabung cadangan lahan untuk ekpansi di beberapa tahun ke depan.
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 06 Mei 2020  |  11:14 WIB
Citra Raya - Ilustrasi/citraraya.com
Citra Raya - Ilustrasi/citraraya.com

Bisnis.com, JAKARTA  — Pengembang properti PT Ciputra Development Tbk. menyebut bahwa cadangan lahan (landbank) merupakan salah satu hal yang penting bagi pengembang properti.

Maka, tak heran jika Ciputra Development merupakan salah satu pengembang yang rajin menabung cadangan lahan untuk ekpansi di beberapa tahun ke depan.

Direktur PT Ciputra Development Harun Hajadi mengibaratkan cadangan lahan tersebut sebagai bahan baku penting bagi pengembang properti seperti Ciputra yang memiliki banyak portofolio properti.

"Ini adalah bahan baku kita, jadi penting sekali untuk mempunyai bahan baku, kalau tidak punya, ya, tidak menghasilkan," ujarnya pada Bisnis.com, Rabu (6/5/2020).

Harun mengklaim bahwa cadangan lahan perusahaan dengan kode saham CTRA itu cukup banyak yaitu seluas 4.000-an hektare yang tersebar di penjuru kota Indonesia. 

Hanya saja, Harun enggan menyebut dimana saja cadangan lahan yang dikoleksi CTRA tersebut. Yang pasti, perusahaan yang didirikan begawan properti Ir. Ciputra itu memiliki strategi bisnis dalam pemenuhan cadangan lahan ke depan.

"[Tidak hanya kepemilikan langsung] tetapi sebagian juga adalah lahan KSO [kerja sama operasi] yang dimiliki oleh mitra-mitra kita, yang dikerjasamakan dengan kita," tuturnya.

Dalam catatan Bisnis.com, cadangan lahan CTRA tersebar di sejumlah proyek eksisting seperti di Tangerang, Jakarta, Surabaya, Sidoarjo, Lampung, Palembang, Pekanbaru dan Jambi.

Adapun, total cadangan lahan dengan skema KSO mencapai 4.304 hektare antara lain di Jabodetabek seluas 126 hektare (Ha); Surabaya dan sekitarnya 617 Ha; Yogyakarta, Cilegon, Semarang, dan lain-lain 1.583 Ha; Sumatra 804 Ha; Kalimantan 685 Ha; dan Sulawesi 488 Ha.

Melihat kondisi saat ini, CTRA juga kemungkinan besar menunda atau mengurangi pembelian lahan di tahun ini akibat ketidakpastian perekonomian akibat virus corona atau Covid-19.

Head of Investor Relations and Corporate Finance PT Ciputra Development Tbk. Aditya Ciputra mengatakan bahwa perseroan saat ini lebih fokus untuk mengutamakan likuiditas perusahaan.

"Di tengah ketidakpastian sekarang, kami sedang mengutamakan likuiditas perusahaan sehingga aktivitas capex [capital expenditure] seperti untuk penambahan landbank untuk sementara kami akan tunda atau kurangi," ujar Aditya kepada Bisnis, Selasa (5/4/2020).

Sepanjang tahun ini, perusahaan dengan kode saham CTRA itu mengalokasikan belanja modal sebesar Rp1,5 triliun yang sebagian dananya diperuntukan pembelian lahan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti ciputra development
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top