Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PUPR Alokasikan Anggaran Rp2,25 Triliun untuk Peningkatan Irigasi Kecil

Kebijakan ini ditujukan untuk membantu masyarakat perdesaan agar dapat bertahan selama masa sulit di tengah wabah corona.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 24 April 2020  |  06:29 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) meninjau salah satu lokasi rehabilitasi irigasi di Sungai Lodoyo, Blitar, Jawa Timur, Kamis (3/1/2019). - ANTARA/Irfan Anshori
Presiden Joko Widodo (kiri) meninjau salah satu lokasi rehabilitasi irigasi di Sungai Lodoyo, Blitar, Jawa Timur, Kamis (3/1/2019). - ANTARA/Irfan Anshori

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melanjutkan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3TGAI) yang dilaksanakan oleh Balai-balai Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) bersama masyarakat dengan alokasi anggaran Rp2,25 triliun.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan program infrastruktur kerakyatan atau padat karya tunai sangat penting bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Selain untuk mengurangi angka pengangguran dan menjaga daya beli masyarakat, PKT juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur irigasi di kawasan perdesaan. Kehilangan air di dalam saluran bisa dikurangi dengan lining saluran yang baik. Pola pelaksanaan PKT juga dengan memperhatikan protokol physical dan social distancing,” ujar Basuki, Kamis (23/4/2020).

P3TGAI merupakan pekerjaan peningkatan saluran irigasi tersier, dari saluran alam atau tanah menjadi saluran dengan pasangan batu atau lining yang dikerjakan oleh petani atau penduduk setempat.

Dalam program ini, petani pekerja diberikan upah harian atau mingguan, sehingga menambah penghasilan petani atau penduduk desa terutama di antara musim tanam dan panen.

Pada tahun 2020, Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) dilaksanakan di 10.000 lokasi yang tersebar di 33 provinsi.

P3TGAI merupakan salah satu dari program PKT Kementerian PUPR dengan anggaran total Rp10,2 triliun. Sebelum dilakukan refocussing kegiatan terkait mitigasi dampak pandemi Covid-19, jumlah lokasi P3TGAI yang diprogramkan hanya 6.000 lokasi.

Adapun, hingga saat ini tercatat 458 lokasi di 11 provinsi, antara lain Jambi, Sumbar, Kepulaan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan NTB, telah memulai pekerjaan fisiknya, sedangkan hampir 1800 lokasi di 33 provinsi sudah melakukan sosialisasi.

Melalui program padat karya tunai, pemerintah mengharapkan dapat mengurangi angka pengangguran dan mempertahankan daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi akibat merebaknya pandemi Covid – 19.

Hal ini sesuai instruksi Presiden Joko Widodo untuk memfokuskan anggaran membantu masyarakat perdesaan bertahan selama masa sulit ini, Selain itu juga menjaga produktivitas hasil pertanian karena suplai air yang lebih memadai.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

irigasi Virus Corona Kementerian PUPR
Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top