Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Belanja untuk Covid-19 Dikebut, Sri Mulyani: Tata Kelola Bisa Belakangan

Sebagai upaya mempercepat, Peraturan Pemerintah Pegganti Undang-Undang (Perppu) No. 1/2020, yang memungkinkan pemerintah melakukan pengeluaran yang anggarannya dengan cepat.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 01 April 2020  |  12:53 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan penjelasan kepada tim Bisnis Indonesia saat wawancara eksklusif di Jakarta, Jumat (22/11/2019). Bisnis - Abdullah Azzam
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan penjelasan kepada tim Bisnis Indonesia saat wawancara eksklusif di Jakarta, Jumat (22/11/2019). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah mengupayakan untuk menyediakan anggaran secepat mungkin baik dari tambahan anggaran sebesar Rp405,1 triliun ataupun dari relokasi anggaran.

"Kita berkejaran dengan waktu," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Rabu (1/4/2020).

Dalam Peraturan Pemerintah Pegganti Undang-Undang (Perppu) No. 1/2020, pemerintah dimungkinkan untuk melakukan tindakan mempercepat pengeluaran yang anggarannya belum tersedia atau tidak cukup tersedia dalam rangka menangani Covid-19.

"Kita sisir terus berapa APBN 2020 yang tidak jadi dibelanjakan. Ini nanti akan disusun di Perpres tapi akhirnya nanti untuk langkah pengamanan di tengah Covid-19," ujar Sri Mulyani Indrawati, Rabu (1/4/2020).

Sri Mulyani mencontohkan seperti Kementerian PUPR, pemerintah tidak membatasi apakah pembangunan RS darurat yang dilakukan oleh Kementerian PUPR bakal bersumber dari realokasi anggaran atau bersumber dari tambahan anggaran sebesar Rp75 triliun untuk kesehatan.

Tata kelola dari belanja-belanja tersebut akan diatur di belakang, yang terpenting sekarang adalah segera menanganai Covid-19.

"Kita ini sekarang kejar-kejaran dengan virus. Memang kebijakannya belum sempurna semua, sekarang kita nggak bisa bikin Perppu pakai naskah akademik dan konsultasi masyarakat," ujar Sri Mulyani.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anggaran sri mulyani
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top