Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Antisipasi Lockdown: Pebisnis Minuman Ringan Minta Distribusi Tetap Normal

industri minuman ringan masih menghitung dampak wabah Covid-19 yang melanda Tanah Air terhadap kinerja industri.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  12:48 WIB
Pekerja menyusun aneka jenis minuman kaleng di salah satu grosir penjual makanan dan minuman kemasan di Pekanbaru, Riau, Senin (12/6). - Antara/Rony Muharrman
Pekerja menyusun aneka jenis minuman kaleng di salah satu grosir penjual makanan dan minuman kemasan di Pekanbaru, Riau, Senin (12/6). - Antara/Rony Muharrman

Bisnis.com, JAKARTA — Industri minuman ringan mengharapakan rencana kebijakan karantina wilayah di sejumlah daerah tidak mengganggu distribusi baik bahan baku maupun hasil produksi.

Ketua Umum Asosiasi Industri Minuman Ringan (Asrim) Triyono Pridjosoesilo mengatakan minuman ringan dalam bentuk kemasan sangat dibutuhkan masyarakat. Tidak hanya itu, pasokan harus tetap lancar di fasilitas kesehatan yang membutuhkan produk makanan dan minuman praktis.

"Sekarang belum karantina wilayah saja beberapa pabrikan yang biasanya mendapat bahan baku dari negara seperti Malaysia sudah terimbas kebijakan lockdown di sana," katanya kepada Bisnis, Senin (30/3/2020).

Kendati demikian, Triyono mengemukakan setiap pabrik memiliki startegi rencana untuk mendatangkan bahan baku dari negara alternatif. Alhasil, sampai saat ini pabrik industri minuman ringan masih beroperasi normal.

Untuk itu, Triyono berharap, pemerintah nantinya harus memberi jalan pada kegiatan distribusi yang wilayahnya diberlakukan kebijakan karantina.

"Semua harus mendapat jalan dari pemerintah karena kami masih semaksimal mungkin menjaga arus produksi dan distribusi guna memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, industri minuman ringan masih menghitung dampak wabah Covid-19 yang melanda Tanah Air terhadap kinerja industri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri minuman ringan Lockdown
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top