Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PLN Diminta Jamin Ketersediaan Listrik Selama Masa Work from Home

Pasalnya, jika pasokan listrik terganggu akan menyulitkan masyarakat melakukan kegiatan sehari-hari selama masa bekerja dari rumah.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 28 Maret 2020  |  13:41 WIB
Petugas memasang kabel tegangan tinggi di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan
Petugas memasang kabel tegangan tinggi di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (21/3/2020). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT PLN (Persero) diminta menjamin ketersediaan listrik selama masa bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Anggota Komisi VII DPR-RI Mulyanto mengatakan meski Presiden Joko Widodo belum mengambil kebijakan karantina wilayah (lockdown), tetapi beberapa Gubernur, Walikota dan Bupati berinisiatif menutup daerah masing-masing untuk menghindari meluasnya persebaran virus corona. Selama penutupan wilayah itu semua warga dilarang beraktifitas di luar rumah.

Untuk mendukung kegiatan warga selama berkegiatan di tempat masing-masing Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR-RI Mulyanto, minta PLN menjamin ketersediaan listrik.

Badan usaha milik negara itu diminta mengantisipasi berbagai gangguan dan kendala teknis di lapangan yang dapat menghentikan pasokan listrik ke masyarakat. Pasalnya, jika pasokan listrik terganggu akan menyulitkan masyarakat melakukan kegiatan sehari-hari.

"Dalam situasi darurat seperti ini PKS berharap PLN tetap siaga melayani masyarakat. Usahakan pasokan listrik ke rumah-rumah warga tetap terjamin, sehingga warga tetap nyaman menjalani berbagai aktifitas," ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (28/3/2020).

Bahkan jika memungkinkan, tambahnya, PLN dapat memberi kelonggaran batas waktu pembayaran iuran listrik kepada para pelanggan. Sebab dalam kondisi seperti ini setiap orang akan sulit berkegiatan seperti dalam kondisi normal.

"Di beberapa daerah pembayaran listrik masih dilakukan secara tunai di loket-loket penerimaan pembayaran iuran listrik. Tidak semua pelanggan PLN terbiasa membayarkan tagihan atau membeli token listrik menggunakan fasiltas internet, baik secara mobile ataupun melalui transfer di ATM," katanya.

Untuk itu, PLN dinilai perlu menyusun berbagai skenario keuangan agar rencana tersebut dapat terwujud. Setidaknya PLN dapat mengikuti kebijakan instansi Pemerintah lain yang siap memberikan insentif kepada pelanggan selama masa darurat Corona.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN pks Work From Home
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top