PUPR Klaim Pembangunan Venue Akuatik Papua Capai 80 Persen

Pembangunan venue akuatik di Kabupaten Jayapura, Papua hampir selesai dan lebih cepat dari target yang ditentukan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Februari 2020  |  02:04 WIB
PUPR Klaim Pembangunan Venue Akuatik Papua Capai 80 Persen
Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jhon Wempi Wetipo meninjau venue PON XX 2020 di Kabupaten Jayapura. (Foto : ANTARA - Hendrina Dian Kandipi).

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Jhon Wempi Wetipo mengklaim pembangunan venue akuatik di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua telah mencapai 80 persen.

"Ini lebih cepat selesai dua bulan rampungnya dari target yang sesuai kontrak yakni rampung di Juli 2020, namun kemungkinan akan selesai di Mei," kata Wetipo, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (8/2/2020).

 Menurut Wetipo, venue akuatik yang berada dalam satu komplek dengan Stadion Papua Bangkit Kampung Harapan tersebut, juga bakal dilakukan penataan.

"Melihat progres pembangunan seluruh venue tersebut, dari total lima venue, pembangunannya akan selesai lebih cepat dari target, salah satunya venue akuatik," ujarnya.

Dia berharap pemerintah daerah setempat bisa segera menyelesaikan kendala pembebasan lahan yang hingga kini belum selesai.

"Terkait dengan penataan kawasan ini, kami juga meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi Papua soal rumah-rumah yang hingga kini belum dituntaskan, kurang lebih ada sekitar 23 unit, kemudian kompensasi terhadap tanaman, sehingga mari dituntaskan bersama," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk pembangunan venue hoki dan kriket di Doyo, Kabupaten Jayapura, perkembangannya juga telah mencapai 82 persen, di mana kedua venue yang letaknya bersebelahan tersebut, diyakini selesai sebelum kontrak pekerjaannya berakhir.

"Kontraknya Juni 2020, mudah-mudahan April sudah selesai karena ada percepatan," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
papua, PON 2020, Kementerian PUPR

Sumber : Antara

Editor : Yustinus Andri DP
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top