Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Orang Terkaya Australia Siap Kembangkan Hydro Power di Kalimantan

Andrew Forrest, salah satu orang terkaya di Australia siap menggelontorkan dana untuk membangun pembangkit listrik tenaga air (hydro power) berkapasitas 10.000 MW.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 30 Januari 2020  |  20:12 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan tiba di Djakarta Teater, Jakarta, Rabu (17/4/2019)./JIBI - Bisnis/Abdullah Azzam
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan tiba di Djakarta Teater, Jakarta, Rabu (17/4/2019)./JIBI - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi mengatakan pengusaha Australia siap menggelontorkan dana untuk membangun pembangkit listrik tenaga air (hydro power) berkapasitas 10.000 MW.

"Andrew Forrest ini salah satu orang terkaya di Australia. Saya ketemu dia di Davos. Awalnya dia mau bangun 2.000 MW hydro power. Barusan dia bilang mau 10.000 MW," katanya di kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Kamis (30/1/2020).

Dia menuturkan pengusaha asal Negeri Kangguru tersebut membidik lahan seluas 20 ribu hektar-30 ribu hektar di beberapa wilayah di Kalimantan.

Selain power plant, Luhut menambahkan Andrew Forrest juga berencana untuk membangun kawasan ekonomi khusus (KEK) yang terdiri dari industri pengolahan amonia dan industri besi.

"[Nilai investasi] bisa mencapai US$2,5 miliar. Itu belum termasuk industri yang akan dibangun di sana. Pemikiran mereka visioner karena green energy memang ada di Kalimantan," ucapnya.

Dia mengatakan tim Andrew Forrest bakal melakukan survei lapangan. Sementara itu, pihaknya dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan menyiapkan seluruh administrasi yang dibutuhkan.

Setelah itu, pemerintah dan investor akan menyusun dokumen studi kelayakan (feasibility studies) agar bisa direalisasikan di lapangan.

"Kami berharap awal atau pertengahan tahun depan sudah ground breaking," tutur Luhut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi pembangkit listrik
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top