Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Februari, Pelni Layari Trayek Jakarta-Natuna-Brunai Darussalam

Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni Yahya Kuncoro mengatakan pelayaran perdana ke luar negeri ini merupakan sejarah baru bagi Pelni yang selama ini hanya fokus melayari dalam negeri.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 22 Januari 2020  |  15:31 WIB
Kapal Penumpang Pelni Ciremai - kapal/penumpang/pelni.blogspot.co.id
Kapal Penumpang Pelni Ciremai - kapal/penumpang/pelni.blogspot.co.id

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Pelayaran Nasional Indonesia akan memulai pelayaran trayek luar negeri dan tahap awal mengambil pasar Asean dengan rute Tanjung Priok Jakarta–Natuna-Pelabuhan Muara, Brunei Darussalam.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Yahya Kuncoro mengatakan pelayaran perdana ke luar negeri ini merupakan sejarah baru bagi BUMN itu yang selama bertahun-tahun hanya fokus melayari dalam negeri.  

Kapal Logistik Nusantara 4 yang dioperatori Pelni akan berangkat pada Jumat (14/2/2020) dan mulai melayani pelayaran Jakarta-Natuna-Pelabuhan Muara.

Pelni saat ini tidak hanya melayani angkutan penugasan kapal penumpang, tetapi telah mengembangkan bisnis angkutan barang untuk dalam negeri dan luar negeri. Hal tersebut sesuai visi perseroan yang baru saja diubah untuk menyasar pasar Asean.

“Pasar yang sudah siap dan sudah ada komunikasi adalah Brunei Darussalam dan kami akan berlayar mulai bulan depan, 14 Februari 2020 nanti kapal akan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok ke Brunei,” katanya dalam keterangan, Rabu (22/1/2020).

Yahya menambahkan revisi visi perusahaan didasari perkembangan bisnis transportasi laut yang terbuka ke  penjuru Tanah Air dan seluruh dunia terutama untuk angkutan barang.

Pada Rencana Jangka Panjang (RJPP) 2020-2024 Pelni menyasar pasar hingga ke negara Asia Tenggara, pasar Asean. Pelayaran ke Brunei akan dilayani KM. Logistik Nusantara 4. Kapal berkapasitas 105 TEUs itu akan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kapal akan singgah di Selat Lampa, Natuna dan melanjutkan pelayaran ke Pelabuhan Muara, Brunei Darussalam.

“Estimasi hari layar sekitar 9 hari. Bagi pelanggan yang akan mengangkut barang ke Brunei dapat menghubungi Contact Center PELNI 162 atau bagian pemasaran angkutan barang. Kami ada yang melayani khusus muatan ke Brunei,” tambahnya.

Sebelumnya, beberapa kapal Pelni juga memiliki sejarah berlayar ke Hong Kong dan Jepang. Pelni saat ini mengoperasikan 113 armada terdiri 26 kapal penumpang tipe 3.000 dan 2.000 pax sebanyak 12 unit, tipe 1.000 pax  9 unit dan tipe 500 atau Roro 5 unit, 53 kapal perintis, 13 kapal barang tol laut, 3 kapal barang komersial, 1 kapal ternak dan  17 kapal rede.

“Pertumbuhan armada perseroan seiring pembelian kapal barang serta penugasan pengoperasian kapal negara yang dibangun oleh Kementerian Perhubungan dalam empat tahun terakhir,” katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asean pelni
Editor : Hendra Wibawa

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top