Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Angkat Penasihat Menteri, Edhy Ingin Kebijakan Bukan atas Balas Dendam

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memiliki  penasihat untuk menunjang kinerjanya sampai masa akhir jabatannya nanti.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 20 Januari 2020  |  19:28 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyampaikan pidato saat Rakornas KKP di Jakarta, Rabu (4/12/2019). -  ANTARA / Hafidz Mubarak A
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyampaikan pidato saat Rakornas KKP di Jakarta, Rabu (4/12/2019). - ANTARA / Hafidz Mubarak A

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memiliki  penasihat untuk menunjang kinerjanya sampai masa akhir jabatannya nanti. Keputusan pengangkatan pejabat penasihat ini sebelumnya tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Nomor 1/Kepmen-KKP/2020 tentang Penasihat Menteri Kelautan dan Perikanan.

Dia pun mengenalkan penasihatnya itu saat membuka Rapat Koordinasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di The Alana Hotel, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (20/1/2020).

Edhy menjelaskan pengangkatan ini dilakukan agar langkah KKP membangun sektor kelautan dan perikanan tidak salah arah. "Saya harap ke depan menjadi backbone kami untuk memberikan nasihat, masukan, supaya langkah kita membangun sektor kelautan dan perikanan tidak salah dalam melangkah," katanya.

Selain penasihat, Edhy juga mengangkat sembilan orang untuk menduduki jabatan Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik. Pengangkatan para pejabat itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 2/Kepmen-KP/2020 tentang Komisi Pemangku Kepentingan Konsultasi Publik Kelautan dan Perikanan.

"Komisi pemangku kepentingan juga menjadi ujung tombak dalam mengkomunikasikan dengan stakeholder kelautan dan perikanan," sebut Edhy.

Dengan adanya penasihat menteri dan komisi pemangku kepentingan, Edhy berharap ke depan kebijakan yang dikeluarkan KKP adalah kebijakan yang didasarkan atas kajian-kajian ilmiah, kajian-kajian akademis, serta berdasarkan budaya Nusantara.

"Bukan kebijakan atas balas dendam, karena kita punya dendam dengan seseorang sehingga kebijakan kita harus berlawanan," tuturnya.

Berikut nama-nama pejabat baru di lingkungan KKP:

Penasihat Menteri

  1. Rokhmin Dahuri (koordinator/penasihat bidang daya saing SDM, inovasi teknologi, dan riset)
  2. Hasjim Djalal (anggota/penasihat bidang hukum laut dan diplomasi maritim)
  3. Hikmahanto Juwana (anggota penasihat bidang hukum internasional)
  4. Lukman Malanuang (anggota/penasihat bidang kebijakan publik)
  5. Martani Huseini (anggota/penasihat bidang pengolahan dan pemasaran hasil perikanan)
  6. Nimmi Zulbainarni (anggota/penasihat bidang sosial ekonomi perikanan)
  7. Budi Priyanto (anggota penasihat bidang pembangunan dan pengembangan sumber daya kelautan)
  8. Jamaludin Jompa (anggota/penasihat bidang ekologi kelautan)
  9. Agus Soma (anggota/penasihat bidang kesejahteraan stakeholders kelautan dan perikanan)
  10. Laode M. Kamaluddin (anggota/penasihat bidang ekonomi maritim)
  11. Effendi Gazali (anggota/penasihat bidang komunikasi publik)
  12. Bakhtiar Aly (anggota/penasihat bidang komunikasi publik)
  13. Rina Saadah (anggota/penasihat bidang daya saing dan nilai tambah industri kelautan dan perikanan)

Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik

  1. Muhammad Yusuf (pembina)
  2. Ali Mochtar Ngabalin (pembina)
  3. Yugi Prayatna (pembina)
  4. Effendi Gazali (ketua)
  5. Chalid Muhammad (Waketum Bidang Konservasi dan Keberlanjutan)
  6. Bayu Priyambodo (Waketum Bidang Riset dan Pengembangan)
  7. Agnes Marcellina Tjhin (Waketum Bidang Sinergi Dunia Usaha)
  8. Welnaldi (sekretaris)
  9. Bunga Kejora (wakil sekretaris)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

edhy prabowo kkp
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top