Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembangunan Bendungan Karian Selesai 2021

Sungai Ciberang pada pekan lalu meluap dan menimbulkan banjir serta longsor di enam kecamatan, yaitu Cipanas, Lebakgedong, Sajira, Curugbitung, Maja, dan Cimarga.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 09 Januari 2020  |  13:12 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau proyek pembangunan Bendungan Karian, di Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (4/10). - ANTARA/Agus Suparto
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau proyek pembangunan Bendungan Karian, di Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (4/10). - ANTARA/Agus Suparto

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan pembangunan Bendungan Karian di Kabupaten Lebak, Banten bakal rampung pada 2021.

Bendungan ini rencananya berfungsi untuk mengendalikan debit Sungai Ciberang yang pada pekan lalu meluap dan menyebabkan banjir di Lebak.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa progres konstruksi Bendungan Karian saat ini telah mencapai 56,50 persen. Setelah rampung, bendungan itu bisa menampung air sebanyak 314,70 juta meter kubik dengan luas genangan maksimum 1.740 hektare.

Basuki menyebutkan bahwa Bendungan Karian bisa mengendalikan banjir Sungai Ciberang sebesar 60,80 juta meter kubik. Sungai Ciberang pada pekan lalu meluap dan menimbulkan banjir serta longsor di enam kecamatan, yaitu Cipanas, Lebakgedong, Sajira, Curugbitung, Maja, dan Cimarga.

Selain berfungsi mengendalikan banjir, Bendungan Karian bakal menjadi sumber air baku di sembilan kota/kabupaten di Banten dan Jakarta.

"Untuk mengalirkan air baku ke daerah-daerah tersebut diperlukan pembangunan pipa air sepanjang 47,90 kilometer untuk melayani lebih dari 5 juta jiwa," ujar Basuki melalui siaran pers, Kamis (9/1/2020).

Bendungan karian mulai dibangun pada Oktober 2015. Pembangunan bendungan yang menelan biaya Rp1,30 triliun ini dikerjakan oleh joint operation (JO) Daelim Industrial Co. Ltd.; PT Wijaya Karya (Persero) Tbk., dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Di sisi lain, Kementerian PUPR bakal fokus pada penyediaan prasarana dan sarana air bresih dan sanitas untuk keperluan korban banjir di Lebak.

Kementerian PUPR telah mengirim prasarana dan sarana di beberapa titik, antara lain 4 unit mobil tangki, 12 unit hidran umum, 3 unit tenda pleton untuk pengungsi, dan 3 unit mobil toilet.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumber daya air waduk karian bendungan
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top