Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Proyek Tol Cengkareng—Cinere Ditargetkan Rampung Mei 2020

Saat ini, baru konstruksi ruas Kunciran—Serpong yang selesai dan sudah difungsikan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 09 Desember 2019  |  08:44 WIB
Presiden Joko Widodo saat meresmikan pengoperasian jalan tol Kunciran-Serpong, Jumat (6/12/2019). - Bisnis/Aprianus D. Tolok
Presiden Joko Widodo saat meresmikan pengoperasian jalan tol Kunciran-Serpong, Jumat (6/12/2019). - Bisnis/Aprianus D. Tolok

Bisnis.com, CIPUTAT — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menargetkan pembangunan ruas tol Cengkareng—Cinere selesai pada Mei 2020.

"Jalan tol lingkar luar II [Jakarta Outer Ring Road/JORR II] kini dalam tahap konstruksi dan sebagian besar akan selesai pada pertengahan 2020. Utamanya yang dari Cengkareng sampai dengan Cinere kami targetkan selesai paling lambat pada Mei 2020," ujarnya dalam acara peresmian ruas Tol Kunciran-Serpong, Jumat (6/12/2019).

Ras tol Cengkareng—Cinere terbagi menjadi beberapa ruas yakni Serpong—Cinere sepanjang 10,14 kilometer, Kunciran—Serpong sepanjang 11,13 kilometer, dan Cengkareng—Batuceper—Kunciran sepanjang 14,19 kilometer.

Saat ini, baru konstruksi ruas Kunciran—Serpong yang selesai dan sudah difungsikan.

Sementara itu, progres konstruksi pembangunan ruas tol Serpong—Cinere, berdasarkan data dari Kementerian PUPR, sudah mencapai 73,09 persen dengan 83,67 persen tanah bebas.

Ruas tol, yang terbagi dalam dua seksi yakni seksi 1 Serpong—Pamulang dan seksi 2 Pamulang—Cinere, ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun depan.

Kemudian, progres konstruksi ruas Cengkareng—Batuceper—Kunciran telah mencapai 68,63 persen dengan pembebasan lahan mencapai 83,80 persen. Konstruksi ruas tol ini pun ditarget selesai dan mulai beroperasi pada April 2020.

Selain itu, Menteri Basuki juga menambahkan bahwa tarif tol Kunciran—Serpong belum ditentukan atau masih dalam penghitungan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

"Tarifnya itu dipengaruhi oleh harga konstruksi dan tanah atau investasinya. Nanti akan dihitung oleh BPJT," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol tol kunciran-serpong
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top