Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sistem Operational Data Repository Pertamina EP Raih Penghargaan pada JCY 2019

PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus kontraktor kontrak kerja sama di bawah pengawasan SKK Migas mendorong inovasi yang mendukung strategi perusahaan dalam kegiatan operasionalnya.
Lucky Leonard
Lucky Leonard - Bisnis.com 05 Desember 2019  |  10:17 WIB
Sistem Operational Data Repository Pertamina EP Raih Penghargaan pada JCY 2019
Tim Pertamina EP meraih penghargaan dalam ajang Joint Convention Yogyakarta (JCY) 2019. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus kontraktor kontrak kerja sama di bawah pengawasan SKK Migas mendorong inovasi yang mendukung strategi perusahaan dalam kegiatan operasionalnya.

Adapun Pertamina EP baru saja meraih peringkat pertama terkait karya tulis yang berjudul “Reserves and Resources Report Application in Welcoming Industry 4.0 Challenges” dalam ajang Joint Convention Yogyakarta (JCY) 2019.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia (IAFMI), dan Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) dengan tema “Toward Massive Exploration and Maximizing Undeveloped Resources”.

John H. Simamora, Direktur Pengembangan Pertamina EP, mengatakan topik dalam karya tulis tersebut membahas mengenai pembuatan aplikasi pelaporan cadangan dan sumber daya di Pertamina EP menjadi salah satu modul pada IT system Operational Data Repository (ODR). Aplikasi ini mulai dibangun sejak  2016 dan telah diimplementasikan pada pelaporan cadangan status 01 Januari 2018 dan 01 Januari 2019. 

“Saat ini sudah tersedia data laporan cadangan sejak 2006 sampai dengan 2019 di dalam database aplikasi ini,” tuturnya, mengutip keterangan resmi, Kamis (5/12/2019). 

John menjelaskan penerapan aplikasi ini dalam proses bisnis perusahaan memberi beberapa manfaat, yaitu meminimalkan kesalahan manusia, membangun satu sumber data tunggal, dan mengefisienkan waktu yang diperlukan untuk pembuatan laporan cadangan dan sumber daya.  

“Aplikasi ini merupakan pionir aplikasi pelaporan cadangan di Direktorat Hulu Pertamina dan menunjukkan bahwa Pertamina EP mampu  beradaptasi di era industri 4.0,“ katanya. 

Pemilihan tema kegiatan JCY 2019 memberikan solusi dan langkah konkret dalam upaya meningkatkan eksplorasi dan produksi migas di Indonesia, baik dilihat dari sudut pandang pemangku kebijakan (regulator), para pelaku industri hulu migas (investor/kontraktor), dan akademisi (universitas).  

Kegiatan JCY 2019 selain berfokus pada pertemuan ilmiah melalui sesi paralel atas makalah oral dan poster presentation, juga menyelenggarakan diskusi panel dan pameran dari berbagai perusahaan di industri pertambangan, perminyakan dan industri geosains, fasilitas produksi, dan perminyakan lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas pertamina ep
Editor : Lucky Leonard
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top