Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PGN (PGAS) Bidik Pasar LNG China

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. berpeluang mendorong ekspor gas alam cair ke China seiring dengan tingginya permintaan gas di sana. 
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 02 Desember 2019  |  14:52 WIB
Kapal pengangkut LNG. - Ilustrasi
Kapal pengangkut LNG. - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA — PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk. berpeluang mendorong ekspor gas alam cair ke China seiring dengan tingginya permintaan gas di sana. 

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Syahrial Muktar mengatakan China saat ini membutuhkan 50 kargo metrik ton atau sekitar 1.000 kargo LNG per tahun. Tingginya permintaan LNG ini, menurutnya, seiring dengan kebijakan pemerintahnya untuk mengarahkan pada konsumsi gas yang masif. 

“Menggantikan batu bara, makanya kebutuhan gas naik terus,” tuturnya, baru-baru ini. 

Melihat prospek pasar tersebut, emiten dengan kode saham PGAS itu pun telah menandatangani perjanjian jual beli gas (PJBG) LNG dengan Sinopec Corp untuk 2020. Perjanjian tersebut menandai langkah penting bagi PGN memainkan perannya secara global sebagai subholding gas Indonesia. 

Dalam kesepakatan awal, PGN akan memasok enam kargo LNG ke Sinopec mulai awal Januari 2020. Selanjutnya, pengiriman LNG akan berlangsung hingga Maret 2020. 

Menurutnya, penjualan LNG ke China berpotensi diperpanjang. Hanya saja, Syahrial masih perlu melakukan negosiasi dengan Sinopec terlebih dahulu. 

Sinopec merupakan salah satu perusahaan energi terbesar di China. Pihaknya berharap penandatanganan PJBG bisa menjadi awal kolaborasi ke depan dengan perusahaan migas nasional China tersebut. 

Dia menambahkan potensi peningkatan ekspor LNG dapat meningkat hingga lima tahun mendatang. “Ada [selain Sinopec], nanti saya sampaikan. Bisa sekali [sampai puluhan kargo],” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lng PGN
Editor : Lucky Leonard
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top