Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

GE Indonesia Dorong Ekspor Power Transformer

GE Indonesia memiliki fasilitas produksi melalui anak usahanya PT Unindo, bersama PT PLN (Persero).
Oktaviano DB Hana
Oktaviano DB Hana - Bisnis.com 27 November 2019  |  15:42 WIB
Handry Satriago, CEO GE Indonesia - Bisnis/Oktaviano D.B. Hana
Handry Satriago, CEO GE Indonesia - Bisnis/Oktaviano D.B. Hana

Bisnis.com, JAKARTA - General Electric (GE) Indonesia menargetkan peningkatan ekspor produk power transformer (trafo) dengan mengoptimalkan kapasitas produksi pabriknya di Jakarta Timur.

Handry Satriago, CEO GE Indonesia, menjelaskan hal itu menjadi salah satu fokus pihaknya untuk tahun depan. Menurutnya, GE Indonesia memiliki fasilitas produksi melalui anak usahanya PT Unindo, bersama PT PLN (Persero).

Fasilitas produksi ini terutama menghasilkan power transformer dan switchgear baik AIS maupun GIS.

"Tahun depan kami berharap bisa meningkatkan pasar ekspor, karena selama ini fokusnya adalah pasar lokal," ujarnya, Rabu (27/11/2019).

Handry menjelaskan pihaknya baru kembali memasarkan produk tersebut untuk pasar ekspor. Dengan begitu, persentase produksinya masih dominan untuk pasar lokal.

Peningkatan ekspor itu, katanya, akan direalisasikan dengan peningkatan utilitas kapasitas produksi. Saat ini fasilitas produksi tersebut bisa menghasilkan 120 power transformer per tahun.

"Saya tidak bisa menyebutkan angkanya [utilitas] tapi itu masih bisa dimaksimumkan. Kami pun siap meningkatkan [kapasitas produksi]," ujarnya.

Handry optimistis peningkatan ekspor produk itu bisa direalisasikan dengan kehadiran GE di 180 negara di seluruh dunia. Di samping itu, katanya, produk dalam negeri yang dihasilkan pihaknya pun diyakini mampu bersaing di pasar global.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

general electric
Editor : Galih Kurniawan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top