Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lelang IPAL Jakarta Dilaksanakan dalam Waktu Dekat

IPAL di beberapa kota lain yang tengah dikembangkan di antaranya Jambi, Pekanbaru, Makassar, Palembang, dan Medan.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 25 November 2019  |  08:01 WIB
Petugas melakukan pengecekan rutin pengolahan limbah di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Industri Terpadu PT MCAB Cisirung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (2/8/2018). - ANTARA/Novrian Arbi
Petugas melakukan pengecekan rutin pengolahan limbah di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Industri Terpadu PT MCAB Cisirung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (2/8/2018). - ANTARA/Novrian Arbi

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menargetkan akses sanitasi layak meningkat menjadi 90 persen pada 2024. Berbagai upaya pun dilakukan, termasuk pembangunan instalasi pengolahan air limbah terpusat skala perkotaan.

Direktur Jenderal Cipta Karya Danis H. Sumadilaga memberi contoh progres pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Jakarta tengah memasuki proses dokumen lelang.

"Yang di Jakarta, sekarang lagi dokumen lelang. Semoga bulan ini bisa masuk proses lelang," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (21/11/2019).

Dalam catatan Bisnis, detail engineering design (DED) untuk zona 1 sudah rampung. DED akan menjadi pedoman bagi pelaksanaan lelang pekerjaan fisik, mulai dari IPAL hingga jaringan pipa. Oleh karena itu, pembangunan konstruksi diharapkan sudah bisa dimulai pada tahun depan.

Investasi pembangunan zona 1 mencapai Rp9,87 triliun terdiri atas Rp7,70 triliun dari APBN dan Rp2,1 triliun dari APBD DKI Jakarta, sedangkan pendanaan porsi APBN berasal dari pinjaman Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency.

Selain IPAL skala perkotaan di Jakarta, IPAL di beberapa kota lain yang tengah dikembangkan di antaranya Jambi, Pekanbaru, Makassar, Palembang, dan Medan.

Danis menambahkan bahwa pembangunan IPAL di kota-kota tersebut masih terus berprogres dan diharapkan berjalan sesuai rencana. "Semua berprogres, semoga berjalan sesuai rencana," katanya.

Berbeda dengan IPAL Jakarta, pembangunan IPAL terpusat skala kota di lima kota tersebut masuk dalam program Metropolitan Sanitation Management Investment Project yang pendanaannya merupakan kombinasi dari pinjaman Asian Development Bank, hibah Pemerintah Australia, APBN, dan dana pemerintah kota dan provinsi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sanitasi pengolahan limbah
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top