Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WTO : Perdagangan Global Terbebani Ketegangan dan Peningkatan Tarif

Dilansir melalui Bloomberg, barometer perdagangan barang WTO tercatat sebesar 96,6 untuk September, dibandingkan dengan 95,7 pada Juni.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 18 November 2019  |  18:33 WIB
Markas Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Jenewa, Swiss. - Reuters/Denis Balibouse
Markas Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Jenewa, Swiss. - Reuters/Denis Balibouse

Bisnis.com, JAKARTA - Laporan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menunjukkan bahwa perdagangan barang global kemungkinan akan tetap berada di bawah tren pada kuartal keempat.

Kondisi ini sebagian besar disebabkan oleh meningkatkanya ketegangan dan kenaikan tarif di sejumlah sektor utama.

Dilansir melalui Bloomberg, barometer perdagangan barang WTO tercatat sebesar 96,6 untuk September, dibandingkan dengan 95,7 pada Juni.

Angka 100 mengindikasikan pertumbuhan untuk kuartal berikutnya, sejalan dengan tren jangka menengah.

Skor di atas 100 menunjukkan pertumbuhan di atas tren, sementara skor di bawah 100 menunjukkan ekspansi di bawah tren.

WTO bulan lalu memangkas proyeksi pertumbuhan perdagangan global tahun 2019 ke level terlemah dalam satu dekade terakhir, mengutip meningkatnya ketegangan perdagangan dan ketidakpastian terkait Brexit.

"Volume perdagangan barang dagang kemungkinan akan meningkat 1,2% tahun ini dan 2,7% tahun depan, setelah naik 3% pada 2018," kata organisasi tersebut, dikutip melalui Bloomberg, Senin (18/11/2019).

Laporan terbaru menunjukkan barometer pada angkutan udara internasional, komponen elektronik, dan bahan baku semuanya bergerak bawah tren.

Performa perdagangan komponen elektronik merupakan yang paling lemah, yang mungkin disebabkan oleh kenaikan tarif baru-baru ini.

Pada saat yang sama, pesanan ekspor, pengiriman produk otomotif dan pengiriman peti kemas dilaporkan menguat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perdagangan global
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top