Grab Sesalkan Kecelakaan yang Tewaskan Pengendara GrabWheels

Pihak Grab akhirnya memberikan tanggapan terkait kecelakaan yang menyebabkan dua pengendara skuter listrik GrabWheels meninggal dunia.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 13 November 2019  |  19:05 WIB
Grab Sesalkan Kecelakaan yang Tewaskan Pengendara GrabWheels
Pengguna jalan menggunakan otopet atau skuter listik di Jakarta, Rabu (16/10/19) - ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA— Pihak Grab akhirnya memberikan tanggapan terkait kecelakaan yang menyebabkan dua pengendara skuter listrik GrabWheels meninggal dunia.

CEO GrabWheels TJ Tham mengaku telah menerima informasi terkait peristiwa yang terjadi pada Minggu (10/11) dini hari tersebut. Dia mengatakan seluruh manajemen Grab menyesalkan kejadian tersebut dan turut berduka bagi keluarga korban.

“Kami telah menghubungi keluarga pihak pengguna dan prioritas kami saat ini adalah memberikan dukungan penuh dan bantuan yang dibutuhkan oleh pengguna dan keluarganya,” ujar Tham dalam keterangannya kepada Bisnis secara tertulis, Rabu (13/11/2019)

Selain itu, Tam mengatakan Grab berkomitmen untuk terus meningkatkan keamanan penggunaan GrabWheels melalui edukasi kepada pengguna dan bekerja sama dengan pihak terkait dalam upaya menjaga keselamatan.

Dia menuturkan keamanan dan keselamatan merupakan unsur penting dalam setiap produk dan fitur yang diluncurkan oleh Grab dan pihaknya selalu memastikan sisi keamanan dan keselamatan sebelum produk ini mulai berjalan.

Tam menegaskan sebagai moda transportasi personal, skuter listrik hanya dapat digunakan oleh 1 orang dikarenakan bentuk kendaraan yang dirancang hanya untuk 1 orang. Pengguna juga harus berusia minimal 18 tahun.

Adapun sebagai elemen pelengkap, skuter listrik juga dilengkapi dengan bel atau klakson untuk dapat memberi informasi apabila kondisi jalan sedang ramai serta lampu untuk membantu mengendarai di malam hari. Skuter juga memiliki rem untuk mengatur laju skuter listrik.

“Jadi sebelum pelanggan menggunakan layanan GrabWheels mereka harus membaca dan memahami aturan ini terlebih dahulu, termasuk penggunaan helm dan penggunaan di jalan. Ini sudah dikomunikasikan Grab juga melalui berbagai channel komunikasi pelanggan,” tambahnya.

Kecelakaan yang menewaskan dua pemuda bernama Ammar dan Wisnu tersebut terjadi pada Minggu (10/11) dini hari. Kedua korban bersama 4 rekan mereka sedang konvoi naik skuter listrik ke arah FX Sudirman saat tiba-tiba sebuah sedan hitam menabrak dari arah belakang.

Sementara berdasarkan pantauan Bisnis di lapangan, masih banyak pengguna skuter listrik di jalan yang tidak mengenakan peralatan keamanan seperti helm. Selain itu, kerap pula ditemukan unit skuter yang dinaiki lebih dari satu orang dan dinaiki oleh pengguna di bawah umur atau anak-anak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
transportasi, grab indonesia

Editor : Siti Munawaroh
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top