Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BI : Keseimbangan Eksternal pada Kuartal III/2019 Mulai Membaik

Rasio ekspor neto barang dan jasa terhadap PDB pada kuartal III/2019 menunjukkan perbaikan dibandingkan dengan kuartal sebelumnya seiring dengan lebih tingginya peningkatan ekspor barang dan jasa dibandingkan dengan peningkatan impor.
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 08 November 2019  |  18:33 WIB

Bisnis.com, JAKARTA–Bank Indonesia (BI) menilai keseimbangan eksternal pada kuartal III/2019 mulai membaik seiring dengan membaiknya indikator sustainabilitas eksternal.

Perbaikan ini didukung oleh prospek pertumbuhan ekonomi domestik yang positif serta tekanan ketidakpastian pasar keuangan pada level global yang mereda.

Rasio ekspor neto barang dan jasa terhadap PDB pada kuartal III/2019 menunjukkan perbaikan dibandingkan dengan kuartal sebelumnya seiring dengan lebih tingginya peningkatan ekspor barang dan jasa dibandingkan dengan peningkatan impor.

Melalui dokumen neraca pembayaran Indonesia (NPI) kuartal III/2019 yang dirilis Bank Indonesia, Jumat (8/11/2019), menunjukkan bahwa rasio ekspor neto terhadap PDB mencapai -0,3%, lebih baik dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang mencapai -0,5%.

Rasio akumulasi ekspor impor barang dan jasa terhadap PDB pada kuartal III/2019 juga meningkat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya dan hal ini menunjukkan bahwa aktivitas perekonomian Indonesia pada kuartal III/2019 lebih baik dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Rasio akumulasi ekspor impor barang dan jasa terhadap PDB per kuartal III/2019 tercatat mencapai 36,1%, lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya 34,7%.

Rasio utang luar negeri (ULN) terhadap PDB juga tercatat membaik didorong oleh lebih tingginya peningkatan PDB dibandingkan dengan peningkatan ULN. Adapun rasio ULN terhadap PDB per kuartal III/2019 tercatat mencapai 36%, lebih rendah dari kuartal lalu yang mencapai 36,9%.

Rasio ULN terhadap cadangan devisa (cadev) juga tercatat membaik karena ULN tumbuh lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan cadev. Rasio ULN terhadap cadev per kuartal III/2019 mencapai 316,5%, lebih rendah dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang sebesar 317,3%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

eksternal
Editor : Achmad Aris
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top